'F1 Jangan Sama dengan Sepakbola'

'F1 Jangan Sama dengan Sepakbola'

- Sport
Jumat, 16 Des 2005 01:54 WIB
F1 Jangan Sama dengan Sepakbola
Jakarta - Kritikan terhadap penyelenggaraan F1 datang dari Ron Dennis. Bos tim McLaren itu mengungkapkan kalau balapan Formula satu saat ini tak ada bedanya lagi dengan Sepakbola. Apa ya yang sama? Dalam beberapa hal seri F1 musim 2006 mendatang memang masih sama dengan musim 2005 kemarin. Salah satunya adalah jumlah seri yang akan digelar. Total sebanyak 19 sirkuit yang tersebar di 17 negara di empat benua akan menjadi tuan rumah bagi tim-tim F1.Itulah yang menjadi perhatian besar Ron Dennis. Jumlah seri yang terlalu banyak disebut Dennis telah membuat F1 tak ada bedanya lagi dengan sepakbola, yang menggelar pertandingan hampir setiap minggu. Membosankan!"Kami memiliki kejenuhan seperti yang dialami pertandingan sepakbola saat ini. Dan kami seharusnya bisa menghindarkan diri dari situasi seperti itu,"sahut Dennis seperti diberitakan BBC, Jumat (16/12/2005).Dengan seri pertama akan digelar 12 Maret di Bahraim dan akan berakhir di Brasil pada 22 Oktober, Dennis menginginkan paling tidak adanya jeda selama tiga bulan dalam kurun waktu tersebut.Adanya dua negara yang menggelar sampai dua seri, Jerman di sirkuit Hockenheim dan Nurburgring serta Italia dengan sirkuit Monza dan Imola, juga menjadi bahan kritikan pria berusia 58 tahun ini."Pasar untuk Jerman untuk F1 memang besar dan itu seharusnya tidak dijadikan pembenaran mereka bisa menggelar sampai dua seri. Harusnya mereka memilih antara Nuerburgring atau Hockenheim. Pokoknya paling tidak hanya 16 sampai 17 seri yang digelar semusimnya," jelas Dennis."Jika Anda menanyakan saya, apakah saya memilih membalap dua kali di Italia atau sekali di Italia dan sekali lagi di Rusia, bagi saya itu bukan sebuah pilihan. Kita dalam perebutan gelar juara, seharusnya permohonan Rusia tidak ditolak daripada harus membalap dua kali di Italia," Dalam dua tahun terakhir seri F1 memang telah mengalami penambahan. Setelah Bahrain dan China menjadi pendatang baru di tahun 2004, musim lalu Turki menyusul dan membuat seri F1 bertambah menjadi 19.Keterangan Foto: Ron Dennis punya usulan baru untuk seri F1(rbc). (din/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads