Mosley Kritik Sistem Kualifikasi Baru
Jumat, 23 Des 2005 00:13 WIB
Jakarta - Regulasi baru mengenai sistem kualifikasi baru F1 di musim 2006 menuai kritik. Bos FIA Max Mosley mengatakan bahwa aturan baru mengenai kualifikasi sulit untuk dimengerti.Sesi kualifikasi di musim 2006 nanti memang mengalami sedikit perubahan. Aturan menyatakan bahwa lima mobil terakhir bakal tersingkir setelah 15 menit pertama yang kemudian berlanjut lima mobil lagi di 15 menit yang kedua. 10 mobil tersisa inilah yang bakal bersaing untuk memperebutkan posisi pole dalam kurun waktu 20 menit.Aturan ini memang sedikit membingungkan oleh beberapa pihak karena terhitung lebih rumit dibanding sebelumnya. Hal inilah yang menjadi dasar bagi Mosley untuk berani unjuk suara mengkritik regulasi anyar F1 ini."Sungguh sangat mengganggu. Saya tahu bahwa kualifikasi didasarkan atas catatan lap tercepat dimana penonton di lintasan tidak dimanjakan. Tapi di televisi sistem ini sangat menarik. Kita tahu pasti apa yang terjadi," ungkap Mosley kepada L'Equipe, Jumat (23/12/2005).Mosley menambahkan bahwa tidak seharusnya kualifikasi dibuat serumit itu. Penonton sendiri pastinya ingin melihat persaingan antara pembalap dengan pemahaman yang mudah dimengerti."Saya pikir publik bakal seperti saya ketika melihat sepakbola Amerika (NFL, red). Saya memang bisa melihatnya. Sebuah tontonan yang bagus malah, tapi saya tidak pernah mengerti tentang apa yang terjadi," tukasnya lagi.Namun ia menegaskan bahwa hasil akhir dari kualifikasi tetap harus diperjelas. Hal ini saja yang bisa menjawab keingintahuan publik tentang siapa yang tercepat dan berada di pole untuk balapan di hari berikutnya."Setidaknya publik bakal tahu siapa pembalap tercepat karena catatan waktu tercepat bakal muncul di papan," ujar Mosley.Foto: Max Mosley inginkan sesi kualifikasi lebih dipermudah (grandprix). (ian/)











































