Hockenheim di Ambang Bangkrut
Rabu, 28 Des 2005 10:43 WIB
Jakarta - Gara-gara dibelit hutang sirkuit yang biasa menggelar Grand Prix Jerman, Sikruit Hockenheim, terancam bangkut. Pengelola pun meminta pertolongan. Dilansir guardian, Rabu (28/12/2005), Walikota Hockenheim Dieter Gummer telah meminta pertolongan dewan kota Baden Wuettermberg guna menyelamatkan sirkuit ini dari kebangkrutan. Menurut perkiraan sebuah perusahaan akuntan, jika tidak ditolong paling lambat bulan April 2006 Hockenheimring -- demikian nama resmi sirkuit ini -- bakal bangkrut. Masih menurut laporan, tahun depan saja markasnya Michael Schumacher ini diperkirakan bakal menderita kerugian 1,5 juta euro. Meskipun sudah menggelar Grand Prix Jerman sejak 2001, kondisi keuangan sirkuit sepanjang 4.574 km ini rupanya cukup menyedihkan. Padahal Hockenheimring memiliki kontrak buat menggelar Grand Prix F1 di Jerman selama tiga musim. "Saya berharap pada tahun 2006, 2007 dan 2008 Grand Prix Jerman akan berlangsung seperti yang telah direncanakan," ucap Gummer. Hockenheimring pada awal berdirinya (1936) merupakan sirkuit uji coba Mercedes. Tetapi seusai Perang Dunia II pemerintah kota setempat kemudian membangun kembali sirkuit ini. Pada 2001, pemerintah melakukan pemugaran dengan memakai jasa desainer terkenal Hermann Tilke. Ketika itu biaya yang dikeluarkan sebesar 65 juta euro. Foto: Sirkuit Hockenheim dari kejauhan (f1-termine.de) (mel/)











































