detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 09 Jul 2020 06:05 WIB

Kembali ke Renault, Alonso Bertekad Kembali Jadi Juara Dunia

Adhi Prasetya - detikSport
ABU DHABI, UNITED ARAB EMIRATES - NOVEMBER 25: Fernando Alonso of Spain and McLaren F1 walks in the Paddock before the Abu Dhabi Formula One Grand Prix at Yas Marina Circuit on November 25, 2018 in Abu Dhabi, United Arab Emirates.  (Photo by Mark Thompson/Getty Images) Alonso kembali membalap untuk Renault musim depan. Foto: Getty Images/Mark Thompson
Jakarta -

Fernando Alonso akan kembali membalap bersama Renault di Formula 1 tahun depan. Terselip harapan darinya untuk menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya.

Keputusan itu sudah dikonfirmasi oleh Renault, Rabu (8/7/2020). Pebalap asal Spanyol itu akan dikontrak selama dua tahun.

"Perekrutan Fernando Alonso merupakan bagian dari komitmen Renault untuk F1 dan kembali ke persaingan papan atas. Kehadirannya di dalam tim merupakan aspek berharga tak hanya di aspek olahraga, namun juga untuk nama Renault yang sudah melekat dengannya," ujar Managing Director Renault, Cyril Abitebou, dikutip dari BBC.

Pulang ke Renault juga menjadi kebahagiaan untuk Alonso. Di sanalah ia mengukir namanya sebagai juara dunia F1 di tahun 2005 dan 2006.

Meski begitu, kembalinya Alonso ke F1 bukan untuk bernostalgia. Ia juga menargetkan diri bisa membawa Renault kembali bersaing meraih gelar juara.

Musim lalu, Renault hanya berada di urutan kelima klasemen konstruktor, dibawah Mercedes, Ferrari, Red Bull Racing, dan McLaren. Posisi itu melorot dari tahun 2018, di mana mereka berada di posisi keempat.

Keyakinan Alonso ini berasal dari penerapan aturan baru F1 mulai 2022, yang meliputi perubahan desain mobil hingga pembatasan budget untuk meningkatkan performa mobil. Aturan ini dimaksudkan agar persaingan antar tim menjadi lebih ketat.

"Hari ini begitu menyenangkan. Tak hanya saya kembali ke F1, namun juga kembali membalap bersama tim di mana saya memiliki pengalaman yang luar biasa di masa lalu," kata Alonso.

"Saya tahu hanya ada satu tim yang mungkin jadi juara di 2020 dan 2021, tapi di 2022 nanti peraturan yang baru semoga bisa membawa keadilan bagi olahraga ini, di mana kekuatan tim-tim bisa lebih setara dan ruang untuk inovasi peningkatan performa mobil dipersempit."

"Masih ada waktu membangun proyek ini. Saya merasa rileks. Saya sadar akan seperti apa musim balapan 2021 nanti dan saya berharap yang terbaik di musim 2022," jelas pebalap 38 tahun itu.



Simak Video "Renault Bakal PHK 15.000 Pekerja, Terbanyak di Prancis!"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/bay)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com