Renault Belum Putuskan Mundur
Rabu, 01 Feb 2006 05:52 WIB
Jakarta - Siapa bilang musim depan Renault akan mundur dari balapan Formula 1? Dua petinggi utama tim tersebut membantah spekulasi yang dimunculkan oleh media massa tersebut.Dalam peluncuran mobil 2006, R26, Chief Executive Officer tim Renault Carlos Ghosn menyebutkan bahwa pihaknya akan terus berkiprah di ajang F1 "selama masih kompetitif"."Kami harus tetap memperlihatkan penampilan yang baik dan meraih banyak kemenangan dan titel juara. Tapi seperti semua pabrikan, kami sedang menantikan F1 seperti apa yang akan datang mulai 2008," tukas Ghosn.Syarat yang disinggung Ghosn tentu berkaitan dengan akan berakhirnya Concorde Agreement -- kontrak di antara FIA, tim-tim peserta, dan administrator F1 pimpinan Bernie Ecclestone -- pada akhir musim 2007.Akan tetapi pers menghembuskan isyarat bahwa Renault akan mundur mulai musim depan, menyusul keputusan Fernando Alonso yang memilih pindah ke McLaren sehabis musim ini.Perihal ini team principal Flavio Briatore berkomentar lebih tajam daripada Ghosn. Ia menuding media massa seenaknya membuat spekulasi yang tidak punya dasar kuat."Buruk sekali di Prancis," keluhnya dilansir Eurosport. "Kami membawakan dua titel juara untuk sebuah tim Prancis, tapi malah langsung dikritik. Itulah tipikal pers Prancis.""Saya mengulang perkataan Carlos, kami akan bertahan di Formula 1 selama kami bisa bersaing," tegas otak di balik keberhasilan Alonso dan Renault meraih gelar juara perorangan dan konstruktor di musim lalu itu.Pada kesempatan yang sama Briatore juga mengecam sebuah tim berban Michelin yang ingin kembali memakai sistem pitstop dan berencana membawa masalah ini ke World Motorsport Council di Monaco pada 10 Desember mendatang."Kami semua sepakat untuk melanjutkan format satu set ban untuk satu balapan. Tapi ada satu pengkhianat di antara tim-tim Michelin yang memilih pitstop," sergah Briatore, yang diyakini mengarah pada Red Bull karena bos tim ini, Christian Horner, pernah mencetuskan dukungannya kembali ke pitstop. (Foto: Flavio Briatore. AFP/Mauricio Lima) (a2s/)











































