Ambisi Pribadi Sato dan Aguri Suzuki

Ambisi Pribadi Sato dan Aguri Suzuki

- Sport
Senin, 20 Feb 2006 14:01 WIB
Ambisi Pribadi Sato dan Aguri Suzuki
Jakarta - Jika bukan karena tim Super Aguri, Takuma Sato tidak akan bertahan di Formula 1 musim ini. Namun sebenarnya, Sato dan Tim Pricipal Aguri Suzuki punya ambisi pribadi yang sama.Bisa meyakinkan FIA bahwa timnya siap untuk bergabung dengan F1 dalam waktu singkat, adalah pretasi yang luar biasa bagi tim Aguri Suzuki. Namun pembalap legenda Jepang itu sebenarnya punya motifasi pribadi, sehingga berjuang mati-matian mewujudkan impiannya memiliki tim F1. Motifasi itu adalah Sato.Sato adalah satu-satunya pembalap Jepang yang mampu naik podium dalam 14 tahun terakhir, saat finis ketiga di GP Amerika Serikat 2004 lalu. Uniknya pembalap yang terakhir kali melakukannya adalah Aguri Suzuki di Jepang tahun 1990.Namun ironis, setelah meraih prestasi terbaiknya menempati peringkat delapan klasemen akhir dengan 34 poin tahun 2004, Sato malah hanya mengoleksi satu poin di musim 2005. Penurunan inilah yang kemudian membuat tim Honda mendepaknya.Honda yang tadinya lebih dinilai sebagai tim pabrikan Jepang karena memiliki Sato, kini tidak lagi. Kondisi inilah yang sekarang ingin dimanfaatkan Aguri. Tim asal Jepang, diperkuat oleh pembalap Jepang. Fanatisme nasionalis ini dinilai akan sangat membantu tim Super Aguri berkembang lebih cepat."Saya ingin menjadi saksi dia mengalahkan apa yang pernah saya buat. Saya ingin Jepang punya juara. Dalam sato harapan itu ada, meski banyak hal yang masih harus dikerjakan," tandas Aguri.Ambisi serupa juga ada pada Sato. Saat masih di BAR Honda, fanatisme nasionalis tidak bisa berkembang dengan bebas. Sebab sebagian saham BAR masih menjadi milik perusahaan rokok Inggris, BAT. Namun setelah Honda membeli tim BAR, nasib Sato malah makin parah. Dengan adanya tim Super Aguri, harapan untuk mewujudkan impiannya pun kembali terbuka."Saya sangat tertantang berada di tim ini, dan khususnya oleh Aguri yang punya pengalaman sukses besar di balap motor. Saya telah mencoba mobil kami, dan hasilnya cukup memuaskan. Saya optimis dengan musim ini," tandasnya.Untuk memperkuat kesan sebagai tim Jepang, Super Aguri merekrut Yuji Ide sebagai pembalap kedua. Runner up All Japan Championship Formula Nippon Series 2005 ini merupakan debutan di Formula 1. Namun karir balapnya juga cukup teruji di Super GT Series, GT500 Class Series, Formula 3, GT 300 Series dan All Japan F3 Championship.Foto: Aguri Suzuki punya motifasi nasionalisme (Agruri). (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads