Profil Tim F1 2006 (2)
McLaren: Lebih Baik atau Menurun?
Rabu, 08 Mar 2006 13:48 WIB
Jakarta - Kalau saja tidak sial di seri-seri awal, barangkali musim lalu McLaren bisa tampil sebagai juara. Bagaimana peluang tim ini di musim 2006: lebih baik atau malah menurun?Ya. Tahun lalu McLaren sungguh sial. Ketika musuh besarnya, Ferrari, kehilangan taji, mereka malah disalip Renault akibat tidak cukup konsisten sampai pertengahan musim.Meskipun diperkuat dua pembalap jempolan, Kimi Raikkonen dan Juan Pablo Montoya, namun mereka kerap menemui masalah teknis (dan insiden), yang menjadikan McLaren harus puas menduduki peringkat dua, baik konstruktor maupun pembalap (Raikkonen).Padahal dari kalkulasi akhir, McLaren mampu menorehkan performa yang mengagumkan: juara di 10 seri dengan tujuh pole position dan mencatat 11 kali lap tercepat. Hasilnya, meskipun hanya runner up, namun MP4-20 dinobatkan sebagai mobil terbaik (dan terkencang) 2005, dan Raikkonen memenangi penghargaan driver of the year dari beberapa majalah otomotif kenamaan di dunia.Agar kesalahan tak terulang, McLaren perlu konsisten dari awal untuk menghadapi musim 2006 ini. Sederet permasalahan yang pasti ada, harus dapat dicarikan solusi terbaik secepatnya, agar kesempatan menjadi juara untuk pertama kalinya sejak 1998 tidak terlepas lagi.Mobil terbaru tim ini, MP4-21, sudah mendapat keluhan. Raikkonen,misalnya, merasa mesin berjenis V8 milik Mercedes-Benz yang dinamai FO 108S terasa lambat. Hasil uji coba pada Januari lalu pun tak mendapat hasil memuaskan. Realibilitas mesin masih menjadi momok menakutkan bagi McLaren, hal yang juga dirasakan Montoya. Namun beruntung kondisi itu tak bertahan lama. Mendekati digelarnya seri pertama di Bahrain akhir pekan ini. jet darat tersebut mengalami kemajuan. "Jika membandingkan catatan waktu yang dibuat dari satu ujicoba ke ujicoba lainnya, bisa dilihat kalau kami terus bertambah cepat. Bahkan bisa dibandingkan dengan yang tercepat," terang Direktur Mercedes Motorsport Norbert Haug seperti dilansir BBC. Kendati begitu bukan berarti awan mendung segera berlalu dari McLaren. Setidaknya permasalahan kemungkinan akan bermunculan dengan hengkangnya beberapa tokoh kunci dalam tim seperti perancang mesin Mario Illien dan direktur teknis Adrian Newey.Walau bertahan hingga menyelesaikan MP4-21, tetap saja perginya Newey ke Red Bull akan mempengaruhi perjalanan McLaren di tahun ini. Bibit masalah tak berhenti begitu saja. Di sektor pembalap, ada gundah yang tengah menyelimuti Kimi dan Montoya yang disebabkan oleh kehadiran Fernando Alonso tahun depan.Tidak jelas siapa di antara Raikkonen dan Montoya yang bakal tergusur. Yang pasti, berpartner dengan Alonso justru akan membuat mereka bertarung dengan dua pihak: pembalap dari tim-tim lain dan juara dunia asal Spanyol itu.Raikkonen belakangan diisukan bakal pindah ke Ferrari, sementara Montoya juga sudah memberi isyarat akan membuka pintu bagi tim-tim yang berminat menerima servisnya. Jadi, apa yang akan terjadi pada McLaren musim ini? Tunggu saja. McLaren Mercedes:Alamat: McLaren, Woking Business Park, GU21 5JY, InggrisTeam principal: Ron DennisDirektur Teknik: Paddy LoweKepala Desain: Mike CoughlanKepala Teknisi: Tim GossDirektur Mercedes Motorsport: Norbert HaugDirektur Teknik Mesin: Rob WhiteTeknisi balapan untuk Raikkonen: Mark SladeTeknisi balapan untuk Montoya: Phil Prew Data teknis:Sasis: MP4-21 buatan McLarenBerat: 605 kgBan: MichelinMesin: Mercedes V8 FO 108S - 90Kapasitas mesin: 2400 ccPrestasi:Debut GP: 1966Gelar konstruktor:8Gelar pembalap: 11Juara seri: 147Pole Position: 122Lap terbaik: 126Total poin: 3041,5Jumlah seri yang diikuti: 596 Capaian empat musim terakhir:2002 : Peringkat ke-3 - 65 poin2003 : Peringkat ke-3 - 142 poin2004 : Peringkat ke-5 - 69 poin2005 : Peringkat ke-2 - 182 poinFoto: Kimi Raikkonen dan Juan Pablo Montoya. Musim ini akan jadi musim terakhir buat salah satu dari mereka. (AFP/Orlando Kissner). (erk/)











































