Fischella Beda Nasib dengan Alonso
Selasa, 14 Mar 2006 00:25 WIB
Jakarta - Renault boleh bangga dengan apa yang dihasilkan Fernando Alonso. Tapi sebagai tim mereka belumlah seimbang karena pembalap satunya, Giancarlo Fisichella, masih saja dibayang-bayangi nasib buruk.Tengok hasil seri pembuka 2006 di Bahrain hari Minggu (12/3/2006) kemarin. Sudahpun gagal finis, tunggangan Fisichella juga tercatat sebagai yang terlamban kedua dari seluruh mobil yang tampil di Sakhir. R26 yang dikemudikan pembalap Italia itu tercatat hanya melejit 297,3 km/jam, jauh dibandingkan mobil yang sama yang dipakai Alonso, yang sanggup ngebut 308,3 km/jam.Puncak kesialan Fisichella di Bahrain terjadi di lap 21. Gangguan pada sistem hidrolik membuat mobilnya tiba-tiba kehilangan tenaga, bergerak makin lambat dan akhirnya tidak bisa menerukan lomba.Fisichella tentu tidak suka dengan kejadian ini, terlebih karena ia sering menemui kendala teknis di musim lalu. Setelah juara di seri pertama di Australia, di akhir kompetisi ia hanya mengantongi 58 poin, kurang dari setengah yang dikumpulkan Alonso (133)."Tahun lalu aku punya banyak nasib buruk. Mengawali tahun ini dengan cara seperti ini tentu saja tidak menyenangkan," tukas Fisichella merujuk pada capaiannya di Bahrain.Pihak Renault sudah bertanggung jawab soal itu. Lewat kepala engineering Pat Symonds, tim asal Prancis itu meminta maaf atas apa yang dialami pembalapnya itu."Faktanya dia membalap dengan sangat baik tapi terhenti karena ada kebocoran pada sistem hidroliknya," demikian Symonds.Fisichella tentu berharap Renault bisa membantunya menghalau setiap nasib buruk lain yang bisa menghampirinya, dan itu bisa dimulai akhir pekan ini di Sepang dalam GP Malaysia.Foto: Giancarlo Fisichella masih belum keluar dari bayang-bayang nasib buruk seperti musim lalu. (AFP/Loic Venance) (a2s/)











































