Gerundelan dari Kubu McLaren
Senin, 20 Mar 2006 00:40 WIB
Jakarta - Kimi Raikkonen sangat kecewa pada capaiannya di Sepang; Ron Dennis mengecam Christian Klien; Juan Pablo Montoya mengeluh soal kekuatan mobilnya. Begitulah suasana yang tergambar di kubu McLaren usai GP Malaysia yang digelar di sirkuit Sepang, Minggu (19/3/2006), yang hasilnya tidak sebagus capaian mereka di seri pertama di Bahrain minggu lalu.Kimi, yang di Sakhir tampil sebagai penampil terbaik karena start di posisi terakhir tapi finis di podium ketiga, harus meninggalkan Sepang bahkan sebelum ia mengitarinya secara penuh.Di tikungan keempat setelah balapan dimulai, ia melintir dan mesti memarkirkan kendaraannya di pagar pembatas, melengkapi masalah pada suspensinya yang diseruduk Christian Klien."Aku sangat kecewa karena setingan mobilku sangat baik dan strategi balapan amat bagus. Kupikir Klien melakukan sebuah kesalahan yang fundamental dan menabrak belakang mobilku di turn kelima, merusak suspensiku. Hal positif, timku punya reliabilitas balapan yang baik di dua seri pertama aini dan aku sudah menatap Melbourne dalam dua minggu ke depan," terang "i Manusia Es".Sementara Ron Dennis, bos McLaren ini juga menyoroti insiden yang melibatkan Kimi dengan Klien. Berbeda dengan anak buahnya, ia dengan lebih tegas menyalahkan pembalap Austria dari tim Red Bull itu karena terlambat mengerem. "Kurasa tidak diragukan lagi, itu adalah kesalahan yang bodoh," tukasnya.Kendati kesal pada Klien, namun Denis mengaku cukup optimistis dengan reliabilitas mobil dan mesin MP4-21 karena sampai seri kedua berjalan mulus. Ia yakin hasil seri ketiga di Australia akan lebih baik lagi.Adapun Montoya, yang di Bahrain meraup empat poin dan di Sepang memungut lima angka, merasa kecepatan mobilnya ada sedikit masalah. Belakangan ia menyalahkan rapuhnya Mercedes-Benz V8 karena harus mengorbankan downforce."Mobil kami tampil bagus hari ini, dan aku pikir kami punya balapan yang solid. Kami sempat kehilangan banyak waktu karena harus berhemat sewaktu ban depanku mengembang. Tapi setelah diganti, mobil kembali mulus. Jika Anda lihat kecepatanku melawan Jenson Button, ternyata cukup berimbang," terang pembalap Kolombia ini."Dengan temperatur panas ini kami memang harus merawat mesin, yang berarti kami mesti mengorbankan downforce. Jadi, finis di tempat keempat sungguh membesarkan hati. Kami dapat tambahan poin untuk tim dan kupikir kami tampak kuat buat balapan selanjutnya."Foto: Juan Pablo Montoya. (AFP/Tengku Bahar) (a2s/)











































