Alonso: Verstappen Favorit Juara Dunia F1 2021, tapi...

Adhi Prasetya - Sport
Jumat, 02 Jul 2021 07:00 WIB
SPIELBERG, AUSTRIA - JULY 01: Fernando Alonso of Spain and Alpine F1 Team talks in the Drivers Press Conference during previews ahead of the F1 Grand Prix of Austria at Red Bull Ring on July 01, 2021 in Spielberg, Austria. (Photo by Clive Rose/Getty Images)
Alonso berbicara soal peluang Verstappen menjadi juara di musim ini. Foto: Getty Images/Clive Rose
Spielberg -

Pebalap veteran Fernando Alonso menjagokan Max Verstappen sebagai juara dunia Formula 1 2021. Meski begitu, ia memberi peringatan dini kepada driver Red Bull Racing tersebut.

Delapan seri berlalu, Verstappen tengah memimpin klasemen sementara F1 2021 dengan 156 poin, unggul 18 poin dari Lewis Hamilton. Ia juga memenangi tiga dari empat seri terakhir, terbaru di GP Styria pada 27 Juni lalu.

Keunggulan dari pengembangan mobil yang dilakukan Red Bull juga menjadi faktor di balik capaian Verstappen musim ini. Tim asal Austria itu kini diunggulkan memutus dominasi Mercedes yang sudah berlangsung tujuh musim terakhir, dan Verstappen menjadi aktor utamanya.

SPIELBERG, AUSTRIA - JUNE 27: Max Verstappen of the Netherlands driving the (33) Red Bull Racing RB16B Honda leads Lewis Hamilton of Great Britain driving the (44) Mercedes AMG Petronas F1 Team Mercedes W12 during the F1 Grand Prix of Styria at Red Bull Ring on June 27, 2021 in Spielberg, Austria. (Photo by Bryn Lennon/Getty Images)Verstappen (depan) saat mengungguli Hamilton (kedua) di GP Styria pekan lalu. Foto: Getty Images/Bryn Lennon

Alonso, yang pernah menjadi juara dunia dua kali bersama Renault, memberi pandangannya soal persaingan antara Hamilton dan Verstappen di musim ini. Asal tak terpeleset, peluang pebalap 23 tahun itu meraih gelar juara dunia pertamanya terbuka lebar.

"Max mungkin menjadi favorit juara karena ia tampil lebih baik sejauh ini," kata Alonso, dikutip Sky Sports.

"Tapi situasinya bisa berubah cepat, tergantung pada performa tim dan pengembangan mobil. Hari ini saya akan bilang Max (favorit juara), tapi segalanya bisa berubah sangat cepat."

"Baik itu karena satu kali gagal finis, satu lap buruk, atau satu balapan, apapun. Kita sudah lihat di Baku (GP Azerbaijan) kemarin, kalau saja Lewis tak 'tergelincir', dia sudah memimpin klasemen saat ini."

"Tapi saya pikir musim ini sangat menarik untuk diikuti dari luar. Setidaknya tak seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana Lewis melawan dirinya sendiri, kadang-kadang melawan Valtteri (Bottas), tapi itu jarang," jelas Alonso.

Verstappen patut waspada dan tetap fokus. Pada F1 2018, Sebastian Vettel yang saat itu membela Ferrari sempat bersaing ketat dengan Hamilton, bahkan memuncaki klasemen setelah 10 seri pertama selesai dari 21 balapan musim itu (171 poin vs 170 poin).

SPIELBERG, AUSTRIA - JUNE 27: Race winner Max Verstappen of Netherlands and Red Bull Racing celebrates on the podium during the F1 Grand Prix of Styria at Red Bull Ring on June 27, 2021 in Spielberg, Austria. (Photo by Bryn Lennon/Getty Images)Verstappen sudah memenangi empat balapan di musim ini. Foto: Getty Images/Bryn Lennon

Namun setelah Vettel gagal finis di seri ke-11 (GP Jerman), situasinya berubah cepat. Hamilton memenangi 8 dari 11 balapan tersisa dan akhirnya menyegel gelar juara dunia. Verstappen jelas tak mau mengalami hal serupa.

F1 akan menggelar seri kesembilan di musim ini, yakni GP Austria pada Minggu (4/7/2021).

(adp/pur)