F1 GP Italia: Halo Selamatkan Hamilton Saat Crash dengan Verstappen

Adhi Prasetya - Sport
Senin, 13 Sep 2021 13:15 WIB
MONZA, ITALY - SEPTEMBER 12: Lewis Hamilton of Great Britain and Mercedes GP looks on after crashing during the F1 Grand Prix of Italy at Autodromo di Monza on September 12, 2021 in Monza, Italy. (Photo by Lars Baron/Getty Images)
Hamilton bisa keluar dengan selamat dari mobilnya usai crash dengan Verstappen. Foto: Getty Images/Lars Baron
Monza -

Lewis Hamilton diselamatkan oleh halo saat terlibat crash dengan Max Verstappen di Formula 1 GP Italia kemarin. Kalau tidak, entah bagaimana nasibnya.

Di Sirkuit Monza, Minggu (12/9) kemarin, Hamilton dan Verstappen terlibat crash di lap ke-26. Keduanya bertabrakan di chicane tikungan 1 dan 2, membuat mobil Verstappen naik ke atas mobil Hamilton. Keduanya kemudian tak bisa melanjutkan lomba.

Dalam foto-foto yang beredar usai kecelakaan itu, terlihat ada sedikit kerusakan di bagian halo mobil Hamilton, sebagai akibat dari benturan dengan mobil Verstappen yang melaju kencang.

Lewis HamiltonMomen ban mobil Verstappen melindas halo mobil Hamilton, yang menunduk dalam insiden tersebut. Foto: Dok. Lewis Hamilton

Pada akhirnya Hamilton tak mengalami cedera serius. Ia mampu keluar dari mobil dan hanya merasakan kaku di leher dan pegal. Meski begitu, ia tetap akan melakukan pemeriksaan dokter agar bisa fit lagi di GP Rusia, 26 September mendatang.

Semenjak diperkenalkan pada 2018, halo terbukti telah berhasil menyelamatkan pebalap F1 dari kecelakaan fatal yang mungkin terjadi. Kasus Charles Leclerc di GP Belgia 2018 dan Romain Grosjean di GP Bahrain 2020 adalah buktinya. Dan di GP Italia kali ini, giliran Hamilton yang selamat berkat halo.

"Saya merasa beruntung hari ini. Saya bersyukur kepada Tuhan karena halo telah menyelamatkan saya, dan juga leher saya," kata Hamilton, dikutip Sky Sports.

"Sebelumnya saya belum pernah ditabrak di kepala oleh mobil. Saya betul-betul syok akan hal ini."

"Kami (pebalap) mengambil risiko dan saat mengalami hal semacam ini, barulah kami merasakan syok, tentang bagaimana kami melihat hidup ini, juga betapa rapuhnya kami."

"Saya sudah membalap sejak lama. Saya bersyukur masih bisa ada di sini. Saya merasa diberkati karena ada yang mengawasi saya hari ini," jelas Hamilton.

Akibat insiden ini, Verstappen diganjar hukuman turun tiga posisi oleh para steward di GP Rusia mendatang. Hamilton menerima keputusan tersebut.

"Saya bangga dengan para steward. Hal ini menjadi preseden dan penting bagi kami untuk terus bergerak maju demi keselamatan pebalap, bahwa ada aturan yang berlaku," ujar Hamilton.

Hasil ini membuat Verstappen dan Hamilton tak memperoleh poin tambahan. Meski begitu, Verstappen tetap memuncaki klasemen dengan 226,5 poin, unggul 5 poin dari Hamilton.

(adp/krs)