Jelang GP San Marino
Schumi: Imola Penting, Tapi Tak Menentukan
Jumat, 21 Apr 2006 14:40 WIB
Imola - Michael Schumacher terkesan lebih kalem menghadapi GP San Marino akhir pekan ini. Meski mengaku kemenangan punya arti penting, tapi disebutnya kekalahan bukan berarti mengubur peluangnya.Dari tiga seri yang sudah digelar musim ini, Schumi memang belum lagi menapaki podiun tertinggi. Setelah finish di urutan kedua di Bahrain, penunggang Ferrari 248 F1 itu harus puas menempati posisi enam di Malaysia dan gagal menyelesaikan balapan di Australia.Kesempatan untuk menjadi yang pertama menyentuh garis finis memang kembali terbuka lebar saat seri keempat di langsungkan di kandang sendiri, sirkuit Imola, Minggu (23/4/2006). Apalagi Schumi bisa menggunakan mesin baru yang pastinya punya kondisi dan setingan lebih baik dibanding tim lain yang mesinnya sudah digunakan di Albert Park tiga pekan lalu.Lalu bagaimana komentar Schumi soal balapan hari Minggu nanti? Walau banyak pihak, termasuk Fernando Alonso, yang menyakini kalau seri pertama di Eropa itu akan menjadi milik Ferrari, tapi Schumi malah tak mau terlalu gegabah soal tersebut."Banyak orang boleh saja mengatakan kalau balapan kalin ini sangat krusial, sebuah balapan yang sangat menentukan, tapi saya tidak berpikiran seperti itu. Benar kalau balapan ini penting, tapi saya pikir itu bukanlah sesuatu yang krusial," ungkap Schumi seperti diberitakan Yahoosports, Jumat (21/4/2006).Ya, Imola memang baru seri keempat dari total 18 seri yang akan digelar sepanjang musim ini. Dan pembalap kelahiran Kerpen 3 Januari 1969 ini merasa kalaupun dirinya gagal di Imola bukan berarti peluangnya merebut gelar juara dunia sudah habis."Adalah baik untuk terus bisa meraih hasil maksimal di setiap balapan. Tapi apapun yang terjadi di sini (Imola) tak akan menghancurkan kami. Sayangnya kami sudah mengeluakan kartu Joker kami di awal musim ini dan sekarang kami harus berusaha menggantikan poin yang hilang di tiga seri sebelumnya. Setiap balapan selalu penting buat kami," terang juara dunia tujuh kali itu.Walau tak menjadi juara di Imola, musim lalu Schumi punya hasil yang cukup bagus di sirkuit sepanjang 4.933 kilometer itu. Start dari posisi 13, pembalap 37 tahun itu bisa finish di posisi dua di belakang Alonso. Itulah pencapaian terbaik Schumi musim lalu, tentunya disamping keberhasilannya menjadi juara di Indianapolis yang hanya diikuti enam mobil.Foto: Michael Schumacher (rponline). (din/)











































