Schumi: Saya Melakukan Kesalahan

Schumi: Saya Melakukan Kesalahan

- Sport
Minggu, 28 Mei 2006 10:55 WIB
Schumi: Saya Melakukan Kesalahan
Monte Carlo - Michael Schumacher membeberkan insiden di detik-detik terakhir kualifikasi babak ketiga GP Monaco menurut versinya. Pembalap Ferrari ini mengaku melakukan kesalahan, namun tidak sengaja melakukannya. "Saya memang terlalu melebar di tikungan terakhir. Tetapi itu terjadi karena saya tidak tahu kalau saya sudah mencatat waktu tercepat dan tengah mencoba se-ngebut mungkin," kata Schumi di awal 'pembelaannya' seperti dilansir BBC, Minggu (28/5/2006). Menurut Schumi, setelah membuat kesalahan dengan menabrak dinding pembatas di tikungan Rascasse dia baru mengecek posisinya pada kru di pit. Tahu saat itu ada di P1, Schumi tetap mencoba memperbaiki posisi kendaraannya yang menutupi hampir setengah lintasan. Tetapi dia tidak bisa melakukan itu karena di belakangnya banyak mobil yang melaju. "Pada awalnya saya tidak mematikan mesin kendaraan tetapi adalah tidak mungkin untuk memundurkan mobil karena traffic yang ada di belakang saya. Ada mobil-mobil yang melewati saya, saya tahu itu, tetapi saya tidak bisa melihat mereka dengan baik untuk menilai bagaimana posisi mereka jika meminggirkan kendaraan. Setelah itu mesin mati," akunya. Pengakuan Schumi menjadi pertimbangan ketika para steward menggelar rapat selama delapan jam untuk mengeveluasi hasil kualifikasi. Hasilnya, juara dunia tujuh kali itu dinyatakan bersalah karena telah sengaja menghalangi laju pembalap lain dengan berhenti di tengah trek yang sempit. Sebagai hukuman, pole position yang semestinya diperoleh Schumi pun dicopot dan diserahkan pada Fernando Alonso, yang ketika itu mencatat waktu tercepat kedua. Keputusan itu tak pelak membuat Ferrari berang. Menurut bos Ferrari, Jean Todt para steward telah menjatuhkan hukuman yang tidak tepat. "Keputusan semacam itu akan menimbulkan preseden yang sangat serius, meniadakan kemungkinan kesalahan yang dilakukan oleh pembalap," tukas Todt. "Michael sedang berusaha untuk mencatat time lap terakhirnya dan berupaya untuk mengukuhkan tempat pertamanya dengan waktu yang lebih baik... tanpa bukti yang nyata, steward telah mengasumsikan kalau dia bersalah," sesalnya. Foto: Michael Schumacher (grandprix) (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads