GP Italia
Schumi Juara, Alonso Meledak
Minggu, 10 Sep 2006 21:05 WIB
Monza - Michael Schumacher berhasil menjadi juara di markas Ferrari GP Italia, Minggu (10/9/2006). Nasib tragis dialami Fernando Alonso karena mesin mobilnya meledak.Hasil ini mengantar Ferrari ke puncak klasemen konstruktor, menyalip Renault yang bertengger sejak awal musim.Sementara di klasemen pembalap, Schumi memperkecil selisihnya dengan pimpinan klasemen Alonso, menjadi hanya dua poin. GP Italia benar-benar tidak bersahabat pada Alonso karena usai kualifikasi dirinya yang mencatat waktu tercepat kelima harus turun ke urutan 10 karena dinilai menghalang-halangi pembalap Ferrari Felipe Massa.Prestasi gemilang juga ditorehkan pembalap BMW Petronas Robert Kubica. Pembalap Polandia itu finis di urutan tiga, yang juga menjadi podium pertama dalam karirnya di Formula 1. Hebatnya lagi, ini baru balapan ketiga yang dilakoninya.Pembalap McLaren Mercedes Kimi Raikkonen yang start dari posisi terdepan, harus puas finis di urutan kedua.Jalannya balapanSempitnya tikungan pertama setelah lintasan lurus start, membuat risiko terjadi insiden sangat besar.Kimi yang menempati pole position melakukan start dengan mulus, diikuti Schumi. Manufer gemilang justru dilakukan Kubica yang langsung melejit ke urutan tiga dari posisi enam. Sementara di belakangnya berturut-turut terdapat Nick Heidfeld, Massa dan Jenson Button.Alonso yang start dari posisi 10 juga tidak kalah gemilang. Saat keluar dari tikungan pertama, posisinya sudah naik ke urutan enam, meski nyaris berbenturan dengan Button.Urutan ini bertahan hingga lap 9 dari 53. Di lap ke-15, dua mobil McLaren masuk pit stop. Ini membuat Schumi memimpin lomba. Hanya dua lap kemudian, Schumi masuk pit. Saat keluar, pembalap Jerman itu berada di depan Kimi di urutan enam. Sedangkan pimpinan lomba berturut-turut ditempati Kubica, Massa, Button, Alonso dan Heidfeld.Perubahan posisi kembali terjadi saat Massa dan Alonso masuk pit bersamaan. Saat keluar, Massa tetap berada di depan Alonso.Posisi sang juara dunia semakin sulit karena Button dan Heidfeld yang masuk pit di lap berikutnya, juga keluar di depannya. Nasib sial dialami pembalap McLaren Pedro de la Rosa yang terpaksa berhenti dari balapan di lap 22. Mobilnya keluar jalur, dan tidak bisa jalan lagi.Sementara Heidfeld harus merelakan turun dua peringkat ke urutan 11, akibat hukuman 10 detik karena melewati batas kecepatan di pit lane.Saat balapan memasuki 15 lap terakhir, jarak antara peringkat tiga Kubica dengan Massa dan Alonso semakin dekat. Rombongan semakin ramai dengan keluarnya Kimi tepat di depan Kubica pasca pit kedua.Di lap berikutnya Alonso dan Kubica masuk lap secara bersamaan, dan keluar juga berdampingan. Namun di penghujung jalan keluar Alonso berhasil memimpin. Uniknya, pada saat itu juga Massa berada persis di belakang Kubica.Kondisi ini menguntungkan Renault, karena Alonso naik ke peringkat tiga. Namun kabar baik tidak bertahan lama. Hanya dua putaran, mesin mobil R26 yang dikemudikan Alonso terbakar. Sang juara dunia pun berhenti dari balapan.Saat mobil Alonso mengeluarkan asap dan oli, Kubica dan Massa yang berada persis di belakangnya nyaris kehilangan kendali. Akibatnya Massa terpaksa menerobos rumput sehingga merusak roda depannya, sementara Kubica berhasil menghindar dengan mulus.Akibat kerusakan tersebut, Massa terpaksa masuk pit lagi. Pembalap Brasil itu pun melorot dari posisi empat ke urutan sembilan.Jika Schumi sudah tenang memimpin jauh di depan, pertarungan seru justru terjadi antara Massa, Heidfeld dan Jarno Trulli memperebutkan posisi tujuh, delapan dan sembilan. Namun sampai balapan berakhir, Trulli tetap diurutan tujuh di depan Heidfeld dan Massa.Saat menyentuh garis finis, perayaan tidak hanya dilakukan tim Ferrari yang menyambut Schumi. Tetapi juga tim BMW, karena Kubica finis di urutan tiga. Inilah podium pertamanya, setelah sempat meraih poin di debutnya di GP Hongaria, tetapi dicopot karena kekurangan bobot mobil.(Lihat klasemen)Hasil GP Italia, Minggu (10/9/2006):1Β Β Β Β M. Schumacher (GER)Β Β Β Β Ferrari 1:14:51.975Β Β Β Β 2Β Β Β Β K. Raikkonen (FIN)Β Β Β Β McLaren3Β Β Β Β R. Kubica (POL)Β Β Β Β BMW4Β Β Β Β G. Fisichella (ITA)Β Β Β Β Renault5Β Β Β Β J. Button (GBR)Β Β Β Β Honda 6Β Β Β Β R. Barrichello (BRA)Β Β Β Β Honda 7Β Β Β Β J. Trulli (ITA)Β Β Β Β Toyota 8Β Β Β Β N. Heidfeld (GER)Β Β Β Β BMW 9Β Β Β Β F. Massa (BRA)Β Β Β Β Ferrari10Β Β Β Β M. Webber (AUS)Β Β Β Β Williams11Β Β Β Β C. Klien (AUT)Β Β Β Β Red Bull12Β Β Β Β D. Coulthard (GBR)Β Β Β Β Red Bull 13Β Β Β Β S. Speed (USA)Β Β Β Β Toro Rosso14Β Β Β Β R. Schumacher (GER)Β Β Β Β Toyota15Β Β Β Β T. Sato (JPN)Β Β Β Β Super Aguri16Β Β Β Β V. Liuzzi (ITA)Β Β Β Β Toro Rosso17Β Β Β Β T. Monteiro (POR)Β Β Β Β Midland Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 18Β Β Β Β C. Albers (NED)Β Β Β Β Midland Gagal finis19Β Β Β Β F. Alonso (ESP)Β Β Β Β Renault20Β Β Β Β P. De La Rosa (ESP) McLaren21Β Β Β Β S. Yamamoto (JPN) Super Aguri22Β Β Β Β N. Rosberg (GER) Williams (lom/)











































