Briatore Serang Toyota & McLaren
Senin, 25 Sep 2006 14:12 WIB
Oxfordshire - Flavio Briatore kembali melontarkan pernyataan pedas. Kali ini yang menjadi sasarannya adalah tim Toyota dan McLaren yang disebutnya boros dan tidak berperan dalam pengembangan F1.Kritikan itu dilontarkan Briotore dalam sebuah wawancara dengan majalah F1 Racing edisi Inggris. Dalam kesempatan tersebut, bos Renault itu bukan hanya mengatakan kalau dua tim tersebut tidak berusaha mengembangkan F1, tapi juga tak punya niat menjuarai balapan.Lebih jauh pria 56 tahun itu menganggap McLaren sebagai pihak yang sangat boros dalam masalah keuangan. Pabrik baru milik Mclaren menjadi hal yang disoroti Briatore."Bagaimana satu tim membangun sebuah markas yang begitu besar dan mahal. Kami tidak melakukannya dan Ferrari juga tidak, (karena) pemirsa televisi tak pernah melihat mereka," sahut Briatore seperti diberitakan Yahoosport, Senin (25/9/2006)."Saya juga tak mengerti dengan (pembangunan) pabrik baru milik Ron. Apa bagusnya itu? Semakin besar pabrik, maka semakin sedikit efisiensinya," tambah Briatore.Sementara pada Toyota ia menyindir praktek yang dilakukan pabrikan Jepang itu saat mendatangkan Mike Gascoyne dari timnya tiga tahun lalu. Toyota dituduhnya menaikkan gaji Gascoyne sampai US$ 760 ribu saat menariknya.Sayangnya dalam kesempatan itu Briatore tidak memberikan solusi atas berbagai masalah di F1 yang kerap dikritiknya. Sebaliknya ia malah menyindir tak ditanggapinya ide untuk menggelar balapan di malam hari."Kenapa (start) selalu jam 14? Itu pemilihan waktu yang bodoh -- menyaksikan balapan dan Anda harus merusak seluruh hari Minggu Anda," sahutnya dengan kata yang dalam bahasa Inggris bernada kasar. (din/ian)











































