Ferrari Belum Menyerah

Ferrari Belum Menyerah

- Sport
Senin, 09 Okt 2006 02:30 WIB
Ferrari Belum Menyerah
Suzuka - Jalan Michael Schumacher menuju gelar juara musim ini nyaris tertutup. Namun dengan Satu seri tersisa dan sepuluh poin tertinggal, Ferrari ternyata belum mau menyerah.Masih terbayang jelas kegembiraan Schumi pekan lalu saat menjuarai GP Cina. Ya, pekan lalu jagoan Ferrari itu untuk kali pertama sepanjang musim ini berhasil menggeser Fernando Alonso dari puncak klasemen.Keberhasilan yang sangat fantastis memang mengingat balapan berlangsung dalam kondisi yang tak menguntungkan buatnya dan di pertengahan musim jarak dengan Alonso masih terpaut 25 angka. Sebuah hasil yang juga membuat banyak orang berhitung ekstra keras untuk memprediksi apakah Schumi akan merebut gelar juara dunianya yang kedelapan atau Alonso yang mempertahankan gelarnya?Tapi balapan di GP Jepang, Minggu (8/10/2006), membalikkan semuanya ke arah 180 derajat. Awalnya semua berjalan mulus buat Schumi dan tim Ferrari. Performa mereka sepanjang sesi latihan bebas dan kualifikasi ditambah catatan Schumi yang begitu baik di sirkuit Suzuka membuat mereka diunggulkan akan mempertahankan puncak klasemen pembalap saat tiba di Brasil -- seri terakhir.Tapi di samping persiapan matang dan sejarah positif tim Kuda Jingkrak ada satu yang kurang dari Ferrari: keberuntungan. Begitulah faktanya, kerusakan mesin memaksa Schumi berhenti dari balapan saat memasuki lap 37 dan merelakan pimpinan race ke tangan Alonso.Secara matematis peluang Schumi dengan satu seri tersisa memang masih terbuka. Tapi peluang tersebut juga menyisakan syarat yang maha berat: Schumi juara dan Alonso finis di luar delapan besar.Di Interlagos, Schumi dua kali meraih podiun tertinggi dalam lima musim terakhir (2000 dan 2002), jadi bolehlah kita prediksikan Schumi bakal menjadi kampiun di Interlagos yang berarti ia akan kembali memuncaki klasemen dengan keunggulan jumlah kemenangan seri. Tapi sangat sulit rasanya memaksa Alonso untuk tidak finis dalam posisi delapan besar.Sebagai catatan, sepanjang musim ini saja Alonso cuma dua kali tak dapat poin, yakni di Hongaria karena tergelincir dan Italia karena masalah mesin. Jadi sulit rasanya melihat Alonso gagal finis di GP Brasil dua pekan mendatang, pembalap Spanyol itu mungkin saja bermain aman dan hanya mengincar poin kecil.Secara pribadi Schumi menyadari gelar juara hampir tak mungkin diraih. Tapi tidak buat tim Ferrari. Tak mau dipecundangi Renault dua musim berturut-turut, tim "Kuda Jingkrak" yakin sekecil apapun, yang namanya peluang masih mungkin direalisasikan."Kami berada di posisi ini karena sebagai hasil dari serangkaian alasan. Kami tak memiliki start bagus di awal musim ini, lalu Fernando (Alonso) mengalami kerusakan mesin di Monza, dan lain-lain. Jadi itu adalah kombinasi dari berbagai hal. Itu tugas yang sulit, tapi kami tak meyerah," sahut Direktur Tekhnik Ross Brawn.Kalau sebelumnya mampu menyamakan poin setelah tertinggal 25 angka, kenapa dengan 10 angka harus menyerah. Mungkin begitu pemikiran Brawn.Di Interlagos, Alonso memang belum pernah menjadi juara. Tapi penampilannya juga tak bisa dibilang jelek, musim lalu ia mampu finis di posisi tiga setelah dua musim sebelumnya mengakhiri balapan di posisi empat dan tiga. (din/ian)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads