Dan Schumi pun Dielukan
Senin, 09 Okt 2006 22:54 WIB
Roma - Michael Schumacher gagal menembus garis finis GP Jepang akhir pekan lalu, namun kalangan media masih memujinya. Bukan karena segudang rekor, tetapi sikap gentleman yang ditunjukkan seusai balapanlah yang menjadi alasannya.Schumacher gagal total di Suzuka, Minggu (8/10/2006) kemarin. Pembalap Ferrari itu harus berhenti di lap ke-37 karena kerusakan mesin. Kegagalan tersebut membuat peluangnya menjadi juara dunia untuk kedelapan kali hampir pasti tertutup.Meski demikian pria berusia 37 tahun tersebut tetap bersikap dewasa. Bukannya menyalahkan tim mekanik Ferrari yang gagal memberikan mobil terbaik untuknya, Schumi malah memuji mereka habis-habisan."Ia berterima kasih pada timnya atas usaha di hari yang menyedihkan tersebut," tulis La Gazzetta dello Sport, Senin (9/10/2006). Koran ternama Italia itu tak lupa memberikan pujian bagi Schumi.Sejurus dengan La Gazzetta, Tuttosport juga memberikan kredit poin positif pada Schumi atas sikapnya seusai tersingkir dari balapan, yaitu dengan memeluk setiap anggota tim mekanik dan bukannya marah-marah atau kehilangan kontrol emosi. Tuttosport menilai bahwa Schumi memiliki jiwa pemimpin sejati.Schumacher is a Gentleman, demikian tulis Corrielle dello Sport pada salah satu halaman mereka. Meski pujian mengalir untuk Schumi, nasib berbeda diterima Ferrari.La Repubblica mengkritik tim 'Kuda Jingkrak' yang membuat peluang Schumi nyaris hilang. "Membuat Schumacher kalah adalah momen terpenting," sindir media ternama Italia tersebut.Bagaimana dengan media Spanyol, yang pastinya berada 'dipihak' Fernando Alonso? Pujian juga datang meskipun tidak sedikit pula yang mengkritik.El Mundo misalnya, mereka lebih mengkritisi kubu Ferrari yang membuat Schumi kehilangan peluangnya menjadi juara dunia kedelapan. "Ferrari memutuskan untuk Harakiri," demikian tulisan di halaman El Mundo.Sedikit berbeda dengan pesaingnya tersebut, Marca lebih memuji Schumi dan sikapnya. "Ia menerima kekalahan dengan jantan," tulis Marca.Well, meskipun tidak meraih kesuksesan di Suzuka, Schumi masih menang dalam jumlah perhatian untuknya di media. (ian/lom)











































