Kesempatan Terakhir McLaren
Jumat, 20 Okt 2006 13:28 WIB
Interlagos - GP Brasil menjadi kesempatan terakhir bagi McLaren Mercedes untuk mencegah aib. Jika tidak menang, inilah musim terburuk McLaren dalam satu dekade.Setelah 10 tahun, inilah pertama kalinya McLaren belum meraih kemenangan menjelang satu balapan sisa.Ironisnya, di kesempatan terakhir ini McLaren tidak berada di kondisi terbaik. Juara tahun lalu di Interlagos Juan Pablo Montoya sudah pindah ke balapan NASCAR. Sementara Kimi Raikkonen yang finis sebagai runner-up tiga tahun berturut-turut, juga tidak dalam kondisi mental terbaik, menjelang kepindahannya ke Ferrari tahun depan.McLaren sebenarnya punya catatan bagus di Brasil, sebagai tim yang paling banyak naik podium pertama. Pun dalam delapan tahun terakhir, McLaren juara empat kali.Dengan tetap mengandalkan Kimi yang menjadi runner-up musim lalu, McLaren awalnya cukup menjanjikan. Pembalap Finlandia itu finis ketiga di seri perdana Bahrain, kemudian juara dunia di Australia.Kimi kemudian meraih podium tiga di Inggris, Kanada dan Jerman, serta terkhir runner-up lagi di Italia. Namun enam kali gagal finis, membuat perolehan nilai Kimi tidak sampai setengah dari Fernando Alonso.Sebagai balapan terakhirnya untuk McLaren yang selama ini mendukungnya, Kimi tentu ingin memberikan kado perpisahan terbaik. Namun melihat peluang Ferrari, tim yang akan dibelanya musim depan masih ada, Kimi mungkin berhitung kembali."Sulit untuk mengatakan bagaimana balapan nanti. Yang pasti tim akan berusaha maksimal," ujar Kimi singkat. (lom/a2s)











































