Duel Final untuk Pembalap

Jelang GP Brasil

Duel Final untuk Pembalap

- Sport
Jumat, 20 Okt 2006 13:35 WIB
Duel Final untuk Pembalap
Jakarta - O Duelo Final (Duel Pamungkas) adalah tajuk dari perhelatan seri terakhir GP Formula 1 2006 yang digelar di Sao Paulo, Brasil, pekan ini. Walaupun sudah "99%" berakhir, tetap saja ini menyangkut duel pembalap, bukan konstruktor.Memenangi titel konstruktor barangkali hanya merupakan "pelengkap' -- atau obat pelipur lara. Jika Alonso juara tahun ini dan Renault pun berhasil mengalahkan Ferrari, paling-paling yang ditulis media adalah "sukses Alonso bertambah lengkap dengan keluarnya Renault sebagai juara konstruktor".Sebaliknya, kalaupun Ferrari mampu menyalip Renault dan menuai sukses di Interlagos, dan Schumi tidak memperoleh mukjizat besar sebagaimana yang ia butuhkan untuk bisa membatalkan kemenangan Alonso, barangkali yang akan ditulis media adalah "Ferrari sedikit terhibur dengan gelar konstruktor".Schumi memang sudah menyatakan menyerah pada gelar individu begitu mengalami nasib sangat sial di Jepang dua pekan lalu. Tapi seorang juara takkan pernah berhenti sebelum semuanya berakhir. Ia tetap harus punya target dan ambisi untuk menghasilkan sesuatu yang terbaik. Kalau tidak buat dirinya, buat tim tentu saja."Aku datang ke sini bukan untuk memikirkan kesempatanku untuk meraih gelar juara, tapi untuk gelar konstruktor buat Ferrari. Titel driver sudah habis buatku. Aku tak mau membangun harapan kembali pada seseorang yang akan pensiun," tutur pria Jerman itu.Untuk melampaui keunggulan 10 poin Alonso, Schumi harus menang di Brasil dan rivalnya itu tidak boleh finis di atas peringkat sembilan. Tapi peluang ini sangat tipis buat Schumi -- kecuali mukjizat spesial mendatangi lelaki 37 tahun itu.Berbeda dengan perburuan titel konstruktor, selisih sembilan angka masih sangat mungkin dibereskan Schumi dan rekannya Felipe Massa. Jika keduanya finis lebih baik daripada Alonso-Giancarlo Fisichella, maka "hadiah hiburan" itu bisa dibawa pulang ke Italia.Yang menarik, Alonso sudah meniadakan gengsi memenangi gelar konstruktor. Buatnya, dalam dunia Formula 1, pertarungan antarpembalap tetap saja punya nilai dan prestise paling tinggi."Kalau Anda lihat semua publikasi pada jalan-jalan raya, di penjuru Cina, yang Anda lihat hanya gambar Michael dan saya. Anda tidak melihat logo Ferrari dan Renault," tukas Alonso. "Yang dipandang itu ya gelar pembalap."Tapi Schumi bukanlah Alonso. Ia sudah 11 tahun bersama Ferrari dan telah dibantu untuk mengutip lima gelar juara dunia oleh tim "kuda jingkrak" itu (dua sebelumnya bersama Benetton). Alonso? Ia hanya membela tim Prancis ini selama lima musim (musim pertama sebagai test driver), dan musim depan pun akan pindah ke McLaren. (a2s/lom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads