Tuntutan Juara dari Daimler
Senin, 06 Nov 2006 18:09 WIB
Stuttgart - Tahun ini McLaren-Mercedes gagal total karena tidak mampu menyabet satu pun juara seri. Tahun depan tidak cuma dituntut memperbaiki kinerja, mereka juga diharapkan untuk keluar sebagai juara dunia. Adalah pimpinan DaimlerChrysler - produsen Mercedes-Benz - Dieter Zetsche yang mengeluarkan harapannya. Keinginan Zetsche tak terlepas dari kerinduannya akan kejayaan McLaren, yang terakhir dirasakan tahun 1998. "Saya tidak meminta terlalu banyak jika mengharapkan mereka naik dua tingkat tahun depan (juara)," tutur Zetsche seperti dikutip Crash. Tahun ini McLaren hanya berakhir di peringkat tiga klasemen - turun satu tingkat dibandingkan tahun lalu. Namun yang lebih memalukan, tim yang berbasis di Woking ini gagal meraih satu pun kemenangan - hingga membuatnya sebagai catatan terburuk McLaren dalam satu dekade. "Kami ingin menjadi yang pertama. Tahun ini kami punya lima atau enam kesempatan untuk menang tapi berakhir tanpa memperoleh apapun. Kami tampil tidak bagus, dan itu harus berubah jika kami ingin memenangkan titel (juara)," tukasnya. Ambisi Zetsche terbantu oleh kehadiran juara dunia dua kali, Fernando Alonso. Namun yang patut dibenahi sebetulnya adalah reliability mesin Mercedes. Tahun ini, Kimi Raikkonen dan Pedro de la Rosa - yang mengisi posisi pembalap utama memasuki seri ke-11 - sering sial meraih poin karena kerusakan mesin. Empat bulan sebelum seri perdana musim balap 2007 bergulir di Australia, McLaren pun belum menentukan pembalap yang akan mendampingi Alonso. Tiga kandidat yang disebut-sebut adalah Pedro de la Rosa, test driver McLaren Garry Paffet serta juara GP2 Lewis Hamilton. (mel/lom)











































