Rahasia Schumi II
'Saya Datang ke Makam Senna'
Minggu, 26 Nov 2006 02:21 WIB
Munich - Saat Ayrton Senna dimakamkan, Michael Schumacher memilih bertahan di kokpit Benneton. Schumi pun dikritik, walau tak ada yang tahu kalau ia juga memberi penghormatan terakhir.Musim ketiga Schumi di F1 diselimuti awan gelap dengan tewasnya Ayrton Senna dan Roland Ratzenberger di seri ketiga yang digelar di Imola.Sebagai "anak baru" di ajang jet darat saat itu, Schumi langsung mengundang kontroversi. Ia memutuskan tidak menghadiri prosesi pemakaman Senna. Media Jerman saat itu beramai-ramai mengkritiknya. Namun Schumi punya penjelasan."Akhir pekan itu bukan hanya kematian Senna, tapi juga Roland Ratzenberger. Saya berdebat dengan diri saya sendiri soal kematian dua orang itu: 'Apa makna F1 dan balapan buat saya?' "Itulah kenapa saat itu saya tak datang ke pemakaman Ayrton, tapi malah melakukan tes. Saya ingin tahu apakah saya masih bisa membalap, dan apakah olahraga ini masih menyenangkan buat saya," ungkap Schumi dalam wawancaranya dengan surat kabar terbitan Jerman, Suddeutsche Zeitung.Tapi Schumi membantah kalau ia tak datang ke makam Senna sama sekali. Demi memberi penghormatan terakhir pada pembalap Brasil itu, Schumi datang ke makan Senna di lain waktu bersama sang istri."Saya mengunjungi makam Senna beberapa waktu kemudian bersama Corinna (istri). Itu saya lakukan karena saya tak mau lebih banyak publikasi," papar Schumi.Foto: Ayrton Senna saat menjuarai GP Brasil 1993, sementara Michael Schumacher finish di urutan tiga. (din/lom)











































