Tim Medioker Curi Start F1 2007

Tim Medioker Curi Start F1 2007

- Sport
Jumat, 02 Feb 2007 12:51 WIB
Tim Medioker Curi Start F1 2007
Jakarta - Seri perdana Formula 1 musim 2007 masih enam minggu lagi dibuka di Australia. Namun tim-tim medioker sudah mencuri start, dengan membuat berita-berita kontroversi.Fernando Alonso ke McLaren Mercedes, Michael Schumacher pensiun dan Kimi Raikkonen ke Ferrari, sudah bosan dibicarakan sejak akhir tahun lalu. Perhatian pun beralih ke persiapan para tim dengan sederet perubahan yang terjadi.Namun di sela-sela kesibukan sesi ujicoba resmi, muncul isu kontroversial. Tetapi kali ini bukan tentang tim-tim besar, melainkan soal tim medioker seperti Spyker, Scuderia Toro Rosso, Super Aguri, dan yang paling punya sejarah dan pengalaman, Williams.Spyker berbenturan dengan Toro Rosso soal test driver yang disebut-sebut potensial, Giedo van der Garde. Pembalap Belanda berusia 21 itu sudah diperkenalkan sebagai bagian dari Super Aguri pada 16 Desember 2006.Namun Jumat (2/2/2007), Spyker F1 membuat pengumuman mengejutkan. Tim pendatang baru di Formula 1 itu tidak hanya menarik perhatian dengan merekrut empat pembalap sebagai test drivernya, tetapi di antara empat nama yang disebut ada Van der Garde.Tentu saja ini membuat Super Aguri berang. "Kami sangat terkejut membaca pengumuman yang mereka keluarkan hari ini, karena kami punya kontrak dengan Giedo van der Garde untuk menjadi pembalap tim Super Aguri F1," ujar Chief Financial Officer Super Aguri Wayne Humphreys seperti dilansir autosport.Artinya kini ada dua tim yang mengaku berhak atas Van der Garde. Jika memang akan selesai dalam enam pekan, maka artinya harus ada tindakan dari Formula One's Contract Recognition Board layaknya kasus Jenson Button yang diperbutkan Honda dan BMW Williams dua tahun lalu.Tetapi ribut-ribut antartim belum selesai. Tim Williams bersama Spyker bersekutu menuntut dianulirnya mobil yang dipakai Super Aguri dan Toro Rosso.Inti persoalannya adalah mobil yang dipakai Super Aguri dan Toro Rosso berturut-turut merupakan milik Honda dan Red Bull. Padahal dalam Concorde Agreement yang disepakati semua tim dan berlaku hingga akhir 2007 ini, jelas ditentukan tim peserta F1 harus menggunakan sasis buatan sendiri.Super Aguri menentang tuduhan ini, dan menyebut mobil yang dimaksud Williams bukanlah yang akan mereka pakai. Soft launching yang dilakukan saat sesi ujicoba di Jepang dua pekan lalu, diyakinkan Aguri bukan mobil RA106 yang dipakai Button musim lalu. Namun demikian, kepastiannya baru akan diketahui saat launching mobil Super Aguri pada waktu yang tidak ditentukan, tetapi pasti sebelum GP Australia 18 Maret mendatang.Sementara Toro Rosso yang dituduh meniru mobil Red Bull buatan desainer kawakan Adrian Newey, tidak memberikan bantahan sekeras Aguri. Namun acara launching yang digelar Red Bull pekan lalu di Barcelona, salah satu pemilik Toro Rosso Gerhard Berger juga hadir. Di depan wartawan, dengan nada canda Berger mengatakan dirinya ingin melihat mobil baru miliknya.Tinggal enam minggu lagi waktu yang dimiliki 11 tim peserta Formula 1 untuk bersiap-siap. Namun khusus buat tim-tim yang terlibat kontroversi, waktu tersebut juga menjadi batas untuk menyelesaikan masalah tambahannya. (lom/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads