Tampilan 'Membumi' Honda
Senin, 26 Feb 2007 15:00 WIB
Jakarta - Tim Honda membuat terobosan di ajang F1 dalam hal tampilan mobil. Berbeda dengan mobil tim lain yang punya warna tegas di body kendaraannya, Honda RA107 muncul dengan corak bumi.Memang belum ada pengumuman resmi dari pihak Honda seputar tampilan mobil barunya itu. Namun situs Autoblog, Senin (26/2/2007), meyakini kalau mobil seperti gambar yang di samping ini akan menjadi tunggangan Jenson Button dan Rubbens Barrichello musim 2007.Diperhatikan sekilas saja, mobil tersebut sudah terlihat ngejreng dibanding beberapa jet darat yang sudah dirilis tim lain. Tak ada warna mencolok dengan garis pembatas yang tegas di seluruh tubuh mobil bermesin Honda RA807E itu.Sepintas mungkin hanya akan terlihat sebagai warna biru dengan sedikit corak putih dan pada sebagain besar lainnya dihiasi warna hijau tanpa pola yang jelas. Tapi kalau diperhatikan teliti lagi akan terlihat kalau keseluruhan body mobil merupakan gambar bumi dengan warna biru merupakan laut, sementara benua-benua dan pulau berwarna gradasi hijau.Kombinasi warna hijau-biru ini menggantikan dominasi putih yang digunakan Honda yang juga representasi sponsor utama mereka Lucky Strike beberapa musim terakhir. Terkait masalah sponsor, di mobil tersebut hanya tertempel logo "B" milik Bridgestone pada hidung mobil dan situs myearthdream.com di sayap belakang.Kabarnya Honda memang tak akan sembarangan menggandeng perusahaan untuk diajak menjadi sponsor. Mereka hanya ingin bekerjasama dengan perusahaan yang dinilai punya kepedulian besar terhadap lingkungan, itu disesuaikan dengan komitmen mereka untuk lebih meningkatkan kesadaran akan lingkungan hidup.Perubahan radikal pada tongkrongan Honda ini kabarnya tak lepas dari andil Simon Fuller dan 19 Entertainment-nya yang dikontrak Honda tahun lalu untuk membantu pemasaran mereka. Simon sebelumnya dikenal sebagai sosok di balik sukses American Idol dan agen pesepakbola David Beckham.Dikendarai Button, Honda rencananya akan meluncurkan secara resmi mobilnya di musium Natural History di kota London, Senin (26/2/2007) ini waktu setempat. (din/a2s)










































