SA07, Harapan Baru Super Aguri

SA07, Harapan Baru Super Aguri

- Sport
Kamis, 15 Mar 2007 02:27 WIB
SA07, Harapan Baru Super Aguri
Melbourne - Super Aguri akhirnya meluncurkan mobil baru yang akan digunakan untuk mengarungi musim 2007. Setelah tahun pertama yang jauh dari memuaskan, harapan baru pun disandangkan pada mobil yang dilabeli SA07 itu.Berbeda dengan tim lain yang umumnya menggelar acara khusus saat memperkenalkan mobil barunya, peluncuran SA07 berlangsung sederhana. Aguri Suzuki ditemani dua pembalap utamanya Takuma Sato dan Anthony Davidson memamerkan mobilnya di depan paddock mereka di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Rabu (14/3/2007) waktu setempat.Peluncuran yang dilakukan hanya sekitar dari 48 jam sebelum sesi latihan bebas pertama GP Australi tersebut sekaligus melengkapi 11 kontestan yang akan berlaga musim ini. Tim yang memasuki tahun keduanya di ajang balapan jet darat itu memang menjadi tim terakhir yang me-launching mobilnya.Diberitakan Europsort, Kamis (15/3/2007), SA07 merupakan hasil pengembangan mobil Super Aguri sebelumnya SA06. Sama dengan pendahulunya, SA07 juga masih disokong mesin Honda. SA07 memang merupakan hasil kolaborasi selama delapan bulan antara departemen pengembangan SAF1 yang dipimpin Peter McCool dan tim pengembang Honda yang berpusat di Tochigi, Jepang. Setelah menjalani musim perdananya tahun lalu dengan hasil yang jauh dari memuaskan, tim yang bermarkas di Oxfordshire, Inggris, itu berharap bisa meraih hasil yang lebih baik musim ini. Target masuk papan tengah di akhir musim pun menjadi target yang dicanangkan."Di saat yang sama tahun lalu kami masih berjuang untuk bisa ikut F1. Tahun ini kami bisa mempersiapkan lebih matang menghadapi musim baru. Saya berharap bisa melihat Takuma dan Anthony meningkatkan kualitas tim ini," sahut Aguri Suzuki."Kami juga membidik poin di seri perdana. Target kami di akhir musim nanti, dan menurust saya cukup realistis, adalah menempatkan mobil kami di posisi tengah. Saya juga berharap fans kami terus memberi dukungan sejak awal musim," sabung mantan pembalap F1 asal Jepang itu.Super Aguri sebelumnya menghadapi masalah yang cukup serius saat mereka gagal melewati uji crash yang ditetapkan FIA. Mereka pun terpaksa melakukan perubahan yang cukup besar pada bagian hidung mobilnya.Beberapa tim juga sempat menyerang mereka karena dituduh melanggar aturan soal menggunakan sasis yang tidak mereka kembangkan sendiri. Super Aguri sebelumnya diisukan bakal menggunakan sasis Honda musim lalu. (din/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads