Catatan dari Sepang
Isi Long Weekend dengan F1
Minggu, 08 Apr 2007 00:31 WIB
Sepang - GP Malaysia selalu menjadi magnet bagi pencinta F1 tanah air. Ditambah waktunya yang bertepatan dengan akhir pekan panjang, gelombang manusia menuju Negeri Jiran makin besar.Bukan rahasia lagi kalau GP Malaysia mampu menyedot ribuan warga Indonesia untuk datang langsung ke Sirkuit Sepang menyaksikan aksi-aksi pembalap jet darat. National Press Officer Sirkuit Sepang, Azhar Ghazali, saat berkunjung ke Jakarta beberapa waktu lalu malah menyebut setidaknya tiga ribu orang Indonesia "hijrah" ke Malaysia tiap tahunnya untuk menjadi bagian dari balapan paling bergengsi di muka bumi itu.Kondisi yang sudah dimulai sejak 1999 itu -- saat Sepang untuk kali pertama menggelar balapan F1 -- berlanjut musim ini. Bertepatan degan tahun kunjungan wisata Malaysia tahun 2007, Ghazali malah yakin bakal ada lebih dari lima ribu orang Indonesia akan memadati Malaysia.Prediksi yang diberikan Ghazali sepertinya benar. F1-mania Indonesia yang berkunjung ke Malaysia tahun ini diyakini mengalami peningkatan. Tapi bukan hanya karena bertepatan dengan tahun kunjungan wisata Malaysia. Libur nasional di tanah air untuk memperingati wafatnya Isa Almasih yang jatuh hari Jumat (6/4/2007) menjadi faktor pemicu lain melonjaknya jumlah gelombang "migrasi".Jadi jangan heran kalau ada F1 mania yang baru duduk di kelas tiga SMU sampai bisa berada di rombongan tur yang kebetulan juga "dihuni" detiksport. Libur panjang tak disia-siakan untuk menghirup langsung atmosfer F1."Baru sekali ini saya ke Sepang, kebetulan libur panjang aja, Mas, jadi bisa berangkat," cerita Tesar yang saat ini masih terdaftar sebagai siswa kelas tiga SMU 28 Pasar Minggu saat menunggu pesawat di Bandara Soekarno Hatta.Long weekend menjadi pendorong untuk berangkat ke Malaysia diamini Hendra. Lantaran rombangan baru kembali ke Jakarta pada Senin sore, pria paruh baya yang bekerja di sebuah perusahaan konstruksi itu bahkan sudah niat "memperpanjang" libur akhir pekannya hingga Senin."Tiga tahun terakhir saya selalu ikuti balapan di Malaysia. Tapi sekarang saya bareng rombongan empat orang teman-teman," ujar Hendra yang mengaku berasal dari Surabaya.Pengakuan banyaknya warga Indonesia yang berangkat ke Malaysia tak hanya keluar dari mereka yang memang ingin menyaksikan balapan tersebut. Dini yang datang ke Malaysia untuk mengunjungi saudaranya mengaku nyaris tak kebagian tiket lantaran banyak maskapai penerbangan yang sudah di booking."Saya masuk waiting list. Untung akhirnya dapat juga," keluh public relation salah satu provider telepon selular di tanah air itu.Menurut keterangan Roy, pimpinan rombongan tur sebuah biro perjalanan, jumlah warga negara Indnesia yang berminat menonton GP Malaysia secara langsung memang mengalami peningkatan tahun ini. Meski begitu ia tak bisa memastikan apakah peningkatan tersebut terkait adanya libur panjang di tanah air. "Selama ini peminatnya memang banyak terus," sahut pria asal Batak itu singkat.Foto: Serombongan fans Formula asal Indonesia di Sepang. (Detiksport/Doni Wahyudi) (din/a2s)











































