Jelang GP Bahrain
Aguri Bukan yang Dulu Lagi
Selasa, 10 Apr 2007 12:25 WIB
Sakhir - Musim lalu, GP Bahrain menandai kiprah Super Aguri di Formula 1. Kini hanya selang satu tahun, tim independen milik Aguri Suzuki itu sudah menjelma menjadi jauh lebih baik.Bisa dihitung dengan jari berapa seri yang bisa diselesaikan Super Aguri musim 2006. Tidak bisa dijabarkan pula masalah yang muncul, mulai dari mesin, pompa bahan bakar, gearbox dan bermacam hal lainnya.Perubahan drastis terlihat awal musim ini. Di dua seri yang sudah berlangsung, dua mobil Aguri berhasil menyelesaikan balapan. Bukan itu saja, malah Takuma Sato berhasil meraih posisi 13 dan 12, mengungguli banyak tim lain seperti Honda, Red Bull, Toro Rosso, juga spyker. Sementara Anthony Davidson dua kali finis di urutan 16. Optimisme pun muncul menjelang balapan di Bahrain, Minggu (15/4/2007) nanti."Kenyataannya kami adalah tim independen, minim dana dan sangat kecil. Tetapi kami melakukan apa yang kami bisa untuk mendapatkan hasil maksimal. Target kami saat ini, meraih posisi 10 besar di klasemen akhir pembalap, dan saya yakin musim ini hal itu sangat mungkin tercapai," ujar Aguri seperti dilansir Motorsport, Selasa (10/4/2007).Membaiknya penampilan tim Aguri ini tidak lepas dari peran Honda yang mensuplai mesin. Selain itu chasis SA07 disebut-sebut juga berkiblat ke Honda. Walau demikian, Aguri tidak memasang target yang sama dengan tim Honda."Menggapai tim-tim besar bukanlah sesuatu yang pantas kami kejar. Tetapi kami tidak akan menjadi penghibur di Formula 1. Ketika kami berada di tengah, itulah awalnya orang akan memperhitungkan posisi kami," tandas Aguri. (lom/key)











































