Jelang GP Bahrain
Hamilton Menatap Sejarah
Kamis, 12 Apr 2007 22:57 WIB
Sakhir - Bukan Fernando Alonso, tidak pula Michael Scumacher mampu menorehkan apa yang mungkin diraih Lewis Hamilton. Di GP Bahrain akhir pekan ini, Hamilton berpeluang menorehkan sejarah baru di F1.Sulit rasanya untuk tidak memberikan pujian atas apa yang diraih Hamilton di dua seri perdana musim ini. Finish di urutan tiga GP Australia, pemuda Inggris itu naik satu anak tangga ke urutan dua di Sepang akhir pekan lalu.Atas dua hasil tersebut, Hamilton bahkan sudah melampaui apa yang diraih Alonso dan Schumi jika berpatokan pada penampilan perdana di atas jet darat. Tahun 1991 Schumi mengawali debutnya di F1 bersama Jordan dengan mengalami masalah pada koplingnya, sementara tahun 2001 di GP Australia Alonso cuma bisa finis di posisi 12.Jelang GP Bahrain akhir pekan ini, Hamilton berpeluang mencatatkan namanya dalam sejarah F1. Jika bisa kembali finis di atas podium, maka ia akan menjadi pembalap pertama yang mencetak hat-trick podium di tiga seri debutnya."Saya benar-benar tak tahu harus berharap apa. Saya tak berpikir akan berada di podium dua kali. Saya pikir sangat sulit untuk memprediksikan apa yang akan terjadi atau apa yang bisa diharapkan di musim ini," ungkap Hamilton seperti diberitakan Yahoosports, Kamis (12/4/2007).Pembalap terakhir yang mampu finih di atas podium di dua balapan debutnya adalah senior Hamilton asal Inggris, Peter Arundell, yang membukukannya tahun 1964. Sayangnya di seri ketiga mobil Arundell mengalami masalah dan akhirnya cuma finish di urutan sembilan."Bahrain, seperti Malaysia, akan menjadi balapan yang berat dan saya akan mendapat pengalaman dan tantangan yang baru. Saya tak sabar menghadapinya," yakin pembalap 22 tahun itu. (din/krs)











































