Jelang GP Bahrain
BMW Masih Ada Masalah
Jumat, 13 Apr 2007 12:27 WIB
Sakhir - BMW Sauber menjadi salah satu tim yang tampil baik di Malaysia. Padahal BMW bisa tampil lebih baik seandainya tidak ada masalah yang menghinggapi.Sampai dua seri yang telah berlangsung BMW mampu menembus posisi ketiga klasemen konstruktor dengan keunggulan dua poin atas juara dunia Renault. Namun baru Nick Heidfeld yang memberikan kontribusi baik. Pembalap asal Jerman itu sejauh ini sudah menuai 10 poin, hasil dua kali peringkat keempat di Australia dan Malaysia.Sebaliknya Robert Kubica tampil melempem karena belum mampu menyumbangkan poin. Dia memang finis di Malaysia, tapi hanya di peringkat 18. Padahal tahun lalu pembalap asal Polandia itu tampil sangat baik sampai-sampai diganjar debutan terbaik Formula 1.Diakui oleh Kubica, kurang mulusnya start musim ini disebabkan karena masalah suspensi pada F1.07. "Start saya tidak begitu bagus. Saya tidak finis di seri pembuka sementara di Malaysia saya finis terakhir, yang sama sekali bukan hal yang saya harapkan," sebutnya dalam jumpa pers di Sirkuit Sakhir, Kamis (13/4/2007). "Seluruh tim menyadari kalau kami masih memiliki masalah axle belakang. Kami harap itu bisa segera teratasi karena saya gagal mendapatkan poin di dua seri pembuka gara-gara itu," tukasnya.Disebutkan pembalap 22 tahun itu masalah yang dialami timnya membuat mobil sulit dikendalikan menjelang tikungan. Asal masalah itu teratasi Kubica memperingatkan rival-rival BMW karena mobil mereka bakal semakin kompetitif."Mobil sulit dikendalikan karena dia tidak mau berhenti sebelum tikungan. Bahkan mengerem 30 atau 40 meter sebelum tikungan sangat sulit dilakukan," papar Kubica. "Tapi sepanjang lomba di Australia saya menampilkan pace yang sangat baik sebelum mengakhiri lomba. Saya tak khawatir karena Nick telah menunjukkan kalau mobil kami punya potensi. Di Malaysia saya adalah satu-satunya pembalap yang bisa menandingi kecepatan McLaren dan Ferrari sampai kualifikasi. Kami punya pace tetapi kami tetap punya beberapa masalah yang harus dipecahkan," tandasnya. (mel/lom)











































