Honda Siapkan Mobil Baru?
Sabtu, 14 Apr 2007 07:22 WIB
Sakhir - Honda bisa dibilang tim yang paling mengecewakan di awal musim ini. Memble di dua seri perdana plus gangguan mesin di latihan bebas GP Bahrain, benarkah mobil baru tengah disiapkan?Sebelum musim ini dimulai, Honda disebut-sebut bakal jadi kuda hitam yang akan mengancam dominasi Ferrari, McLaren dan Renault. Namun setelah dua seri terlewati, hanya kekecewaan yang didapat tim pimpinan Nick Fry itu.Di Melbourne, Rubens Barrichello dan Jenson Button cuma finis di urutan 11 dan 15, sementara di Sepang keduanya cuma finis di posisi 11 dan 12. Bukannya menunjukkan tanda-tanda membaik, Honda RA107 milik Button justru sempat mengalami masalah di sesi free practice II GP Bahrain meski mampu kembali ke lintasan, Jumat (13/4/2007) kemarin.Atas kondisi tersebut tak heran jika kemudian muncul kabar kalau Honda akan mengeluarkan mobil yang benar-benar baru untuk mengejar ketertinggalan yang sudah sangat jauh. Benarkah?"Saya pikir itu tergantung definisi Anda terhadap istilah 'mobil baru'. Beberapa bagian mobil kami tidak bermasalah. Gearbox dan mesin - kecuali Jumat ini - cukup reliabel," ungkap Fry seperti diberitakan Yahoosports, Sabtu (14/4/2007).Meski begitu Fry tak menyangkal kalau mobilnya butuh banyak perubahan untuk bisa kembali kompetitif. Dan masalah aerodinamis disebutnya menjadi kendala terbesar Honda saat ini."Tapi tetap saja ada beberapa bagian aerodinamis yang harus berubah. Kami akan mengubah beberapa bagian yang mungkin diubah. Saya tak akan menyebutnya sebagai mobil baru, tapi itu juga bukan sesuatu yang tidak mendasar.""Perubahan besar dalam aerodinamis akan kami lakukan di Barcelona. Itu akan berlajut di Kanada saat kami menguji wind tunnel. Akan lebih banyak perubahan setelah itu, mungkin di Magny-Cours. Jadi saya pikir itu merupakan perubahan berseri, bukan perubahan sekaligus yang akan mengatasi masalah," sambung Fry.Di saat yang sama Fry juga membantah kalau timnya berniat merangkul mantan direktur tekhnik Ferrari Ross Brawn guna mendongkrak prestasi mereka. "Itu tidak benar. Kami memang berusaha memperkuat tim ini. Tapi kami semua sadar itu tak akan terjadi dalam satu malam. Di Malaysia saya hanya mengatakan kalau beberapa orang mungkin tertarik pada Ross," tutup Fry. (din/din)











































