Penyesalan Briatore
Rabu, 18 Apr 2007 15:18 WIB
Paris - Tiga seri dilalui Renault dengan prestasi buruk. Maka tak heran jika Flavio Briatore meradang. Sedikit penyesalan juga diungkapkan bos tim juara dunia F1 2005 dan 2006 itu.Melihat kiprah Renault di musim ini membuat banyak penggila F1 mengelus dada. Lihat saja, dari tiga seri yang sudah ditempuh, Renault hanya mampu bercokol di papan tengah, baik dari klasemen pembalap ataupun konstruktor.Sebuah hasil yang ironis mengingat Renault adalah kampiun F1 dua musim sebelumnya. Dan kondisi itulah yang membuat Briatore remuk redam melihat performa timnya."Kami adalah juara bertahan, tapi kami telah membuat kesalahan besar karena telat melakukan persiapan," sesal Briatore kepada Gulf News.Kondisi yang jauh dari harapan memang. Padahal sebelum musim 2007 di mulai, Briatore menegaskan tetap memasang target juara walau ditinggal gacoan mereka, Fernando Alonso, ke McLaren Mercedes."Sudah tiga balapan di musim ini dan kami belum juga bergerak. Tapi fakta yang ada adalah kami telat memperbaiki segalanya. Tak ada keajaiban di bisnis ini dan kami tidak bisa menekan tombol undo untuk kembali ke masa lalu," lanjutnya dengan sedikit meradang.Akan tetapi tak semuanya curhat Briatore bernada pesimis. Meski terseok-seok di tiga seri perdana, orang nomor satu di Renault ini tetap yakin akan peluang timnya kembali ke jajaran tim papan atas."Kami harus kembali bekerja sama dan melihat bagaimana kami menghadapi liburan singkat sebelum GP Spanyol bulan depan," ungkap Briatore.Hingga berakhirnya seri ketiga F1 2007, dua pembalap Renault, Giancarlo Fisichella dan Heikki Kovalainen masih berkutat di peringkat enam dan 10, masing masing dengan delapan dan satu angka. Total koleksi poin dua pembalap tersebut menempatkan Renault di posisi empat klasemen konstruktor dengan sembilan angka.Ingin nonton Formula 1 langsung di Eropa? Ikuti kuis SMS-nya.Klik di sini. (ian/mel)











































