Sepang Masih Tanda Tanya

Sepang Masih Tanda Tanya

- Sport
Senin, 23 Apr 2007 17:43 WIB
Sepang Masih Tanda Tanya
Kuala Lumpur - Kelanjutan Malaysia sebagai tuan rumah F1 masih tanda tanya. Sempat mengklaim mengamankan posisinya hingga 2015, kesepakatan dengan Bernie Ecclestone ternyata belum diteken.Dengan kontrak yang berakhir tiga musim lagi, masa depan GP Malaysia sebagai salah satu penyelenggara balapan jet darat memang menjadi isu hangat. Kondisi itu diperkeruh dengan rencana Singapura yang mengajukan diri menjadi tuan rumah dengan terobosan balapan malamnya.Seperti diberitakan sebelumnya, ketua Sepang International Sirkuit Mokhzani Mahatir memang sempat mengklaim kalau mereka sudah mengamankan jatah sebagai tuan rumah hingga 2015. Namun kini masa depan sirkuit yang sudah menggelar F1 sejak 1999 itu kembali samar.Namun, seperti diberitakan Yahoosports, Senin (23/4/2007), surat kabar lokal, Straits Times, justru menyebut kalau pemerintah Malaysia hingga kini belum memutuskan menekan kesepakatan kontrak yang memang sudah berada di tangan Mokhzani."Kami sudah menerima kontrak untuk tetap menjadi tuan rumah kejuaraan sampai 2015, tapi hingga kini kami belum menandatanganinya," sahut Mokhzani.Mokhzani memang tak menjelaskan secara terperinci kenapa hingga kini belum mau meneken kesepakatan tersebut. Namun diindikasikan keengganan tersebut dipicu adanya beberapa klausul terkait dengan keharusan Sepang memperbaiki kondisi sirkuit yang memang sempat dikritik Ecclestone.Hubungan Sepang dengan supremo F1 itu belakangan memang bisa dibilang kurang harmonis. Pihak Malaysia menganggap rencana penunjukkan Singapura sebagai tuan rumah adalah kesalahan karena di setiap regional harusnya cuma ada satu seri. Sementara beberapa waktu lalu Ecclestone juga mengkritik Sepang dengan sebutan "jorok".Meski begitu Mokhzani tetap yakin kalau Sepang akan sangup memperbaiki kondisinya dan memenuhi klausul saat kontrak ditandatangani.Ingin nonton Formula 1 langsung di Eropa? Ikuti kuis SMS-nya. Klik di sini. (din/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads