Kimi: Kalau Mesin Tidak Bermasalah...
Kamis, 17 Mei 2007 05:59 WIB
Jakara - Kegagalan di GP Spanyol tidak membuat optimisme Kimi Raikkonen mengendur. Berandai-andai, dia mengaku bisa saja tampil cemerlang jika saat itu tidak terkendala mesin.Memulai balapan dari posisi tiga di GP Spanyol akhir pekan lalu, Raikkonen gagal finis karena masalah kerusakan mobil memaksanya harus menuntaskan balapan jauh lebih dini.Alhasil, poin pembalap Finlandia itu kini menjadi berselisih delapan angka dengan pemimpin klasemen sementara, Lewis Hamilton. Khawatir peluang juara bakal menipis?"Masih ada 13 seri balapan lagi dan saya hanya berselisih delapan poin dari pimpinan klasemen. Tentu saya ingin ada di atas namun seperti yang kerap saya katakan, saat ini belum ada alasan untuk khawatir. Efek nyata kegagalan finis itu baru akan kelihatan di akhir musim," ujar pembalap Ferrari itu dilansir Autosport, Kamis (17/5/2007).Gagal menyelesaikan pertandingan memang diakuinya sebagai hal paling buruk yang bisa menimpa olahragawan dan tentu saja sangat mengecewakan. Namun itu sudah terjadi dan tidak perlu lagi disesali."Ini adalah bagian dari balapan dan mustahil mengubah yang telah terjadi," imbuh dia.Raikkonen bahkan berani sesumbar kalau saja F2007 yang dikendarainya tidak mengalami masalah, sirkuit Catalunya dan Hamilton bisa saja sama-sama dilalapnya."Saya di urutan ketiga dan dengan strategi yang telah kami pilih saya pikir saya bisa mendapat hasil bagus. Sulit (memang) membuntuti seseorang, namun saya pikir saya bisa melewati Hamilton di pit stop," pungkas Raikkonen. (krs/lom)











































