Jelang GP Inggris
Hamilton Antara Bahagia dan Takut
Rabu, 04 Jul 2007 14:04 WIB
Silverstone - Balapan di kampung halaman tentu memberi banyak motivasi, tapi ekspektasi berlebih justru bisa menjerumuskan. Lewis Hamilton menyadari benar kondisi tersebut.Akhir pekan ini untuk kali pertama Lewis Hamilton akan melaju di Silverstone dalam kokpit F1. Mendapat dukungan penuh dari penonton jelas bisa menjadi sesuatu yang positif buat Hamilton untuk menjaga jarak pesaingnya yang memang tak terpaut jauh di klasemen."Saya sangat excited kembali ke Inggris karena membalap di negara sendiri adalah hal yang hebat β dan dukungan yang Anda dapatkan sangat besar. Itu akan menjadi pendongkrak kepercayaan diri, tapi tahu bagaimana mengontrol semua perhatian yang datang itu akan menjadi pengalaman yang berbeda," sahut Hamilton di TheSun, Rabu (4/7/2007).Hamilton yang saat ini memimpin klasemen pembalap dengan keunggulan 14 poin dari Alonso di posisi dua ternyata juga sadar kalau Silverstone berpeluang menghadirkan tekanan padanya. Alih-alih meraih podium tertinggi, justru kekecewaan yang mungkin diraih pembalap McLaren itu."Banyak orang bilang saya akan bahagia, beberapa yang lain bilang saya takut. Saya berada di antara itu.""Setiap pembalap punya cara sendiri untuk keluar dari zona itu lalu menghilangkannya. Saya hanya harus mencari jalan saya sendiri (untuk menghadapi tekanan)," lanjut Hamilton.Hamilton -- dan McLaren -- memang pantas waspada di GP Inggris mendatang. Soalnya di seri sebelumnya Ferrari mulai menunjukkan kembali tajinya dengan meraih dua podium teratas.Kalau ada yang optimis dengan performa Hamilton di Silverstone nanti, maka orang itu adalah Ron Dennis. Bos Mclaren itu yakin pembalap mudanya bisa menghadapi tekanan dan ekspektasi yang datang dari penonton."Dengan semua perhatian yang datang, setiap orang punya cara sendiri untuk menghadapi masalah tersebut. Anda harus memperlakukan setiap seri sebagai kejuaraan tunggal," yakin Dennis. (din/lom)











































