Ferrari Belum Berhenti Mengecam
Sabtu, 28 Jul 2007 07:03 WIB
Monza - Kekesalan Ferrari terhadap McLaren masih belum mencair. Lewat bos besarnya Jean Todt, skuad 'Kuda Jingkrak' kembali mengirimkan kecaman.Seperti diketahui McLaren tidak dijatuhi sanksi apapun oleh FIA karena kepemilikian data dan informasi mengenai tim lawan, dalam hal ini adalah Ferrari.Tak pelak keputusan FIA tersebut memunculkan berbagai kecaman. Pihak Ferrari yang suaranya paling nyaring dan bertubi-tubi mengingat mereka yang paling dirugikan."Kami sedang menilik ulang mengenai apa yang harus dilakukan setelah keputusan yang aneh dan merugikan itu dibuat di Paris," tegas Todt kepada kantor berita Italia ANSA.Langkah hukum pun menjadi opsi berikut yang diambil Ferrari. Tim asal Italia ini juga menolak melupakan kasus ini.Namun dari semua itu, kecaman demi kecaman terus mengalir ke kandang McLaren. Todt bahkan membuat monolog untuk menumpahkan semua uneg-uneg-nya kepada McLaren."Bak main poker dengan lawan yang sudah tahu kartu apa yang sedang kita pegang," cetus Todt dalam monolognya. "Keuntungan yang mereka miliki adalah bukti itu sendiri, sangat berpengaruh besar.""Keputusan tersebut bahkan tidak sesuai dengan akal sehat. Bersalah satau tidak, McLaren terbukti bertanggung jawab melanggar regulasi F1. Tapi kenyataannya mereka tidak dihukum. Sungguh memalukan," sergah Todt lagi.Namun diakui Todt bahwa skandal ini menjadi pelajaran berharga bagi pihaknya. "Kami di Ferrari harus tetap tenang untuk melihat kami di cermin. Menurut saya tim lain tak akan bisa melakukan hal yang sama lagi," tukasnya. (ian/ian)











































