Skandal Spionase
Webber: Ini Baru Babak Awal
Rabu, 01 Agu 2007 11:21 WIB
Budapest - Tidak banyak berani berspekulasi soal skandal spionase yang melibatkan Ferrari dan McLaren Mercedes. Tapi bagi seorang Mark Webber, kontoversi saat ini baru babak awal.Keputusan FIA membebaskan McLaren bukan akhir dari skandal spionase yang melibatkan karyawannya. Karena mendapat tekanan, FIA sendiri yang membuka kembali kasusnya. Ferrari diberi kesempatan membela kepentingannya, yang sebelumnya tidak terjadi.Dalam blog pribadinya untuk Eurosport, Rabu (1/8/2007), Webber dengan berani mengungkapkan pemikirannya. Pembalap Red Bull itu menilai wajar jika Ferrari ngotot menuntut FIA menjatuhkan sanksi kepada McLaren."Sepanjang yang saya tahu dari apa yang saya baca dan diinformasikan, bukan hanya data rinci teknis yang dimiliki Mike Coughlan, tetapi detil bagaimana tim beroperasi.Jika itu benar dan telah dilihat oleh orang lain, maka itu adalah masalah yang sangat berarti bagi Ferrari. Itu bukanlah sesuatu yang bisa diselidiki FIA seperti memeriksa bagian fisik atau bodi mobil," tutur Webber.Lebih jauh pembalap Jerman itu memperkirakan skandal ini masih jauh dari selesai. "Saya tidak tahu bagaimana akhirnya, tetapi saya punya perasaan lucu bahwa ini baru babak pertama dari cerita yang masih akan berlanjut," tambahnya. (lom/din)










































