E-mail Alonso Jadi Bukti FIA

E-mail Alonso Jadi Bukti FIA

- Sport
Sabtu, 15 Sep 2007 02:01 WIB
E-mail Alonso Jadi Bukti FIA
Paris - FIA punya bukti yang kuat atas skandal spionase. Bahkan bukti itu didapatkan FIA dari e-mail kedua pembalap McLaren yaitu Fernando Alonso dan Pedro de la Rosa. World Motor Sport Council (WSCM) telah menjatuhkan sanksi berat kepada McLaren yaitu mencabut seluruh poin konstruktor di musim ini dan juga denda sebesar US$ 100 juta. Tentu saja FIA punya bukti yang kuat sebelum menjatuhkan sanksi.FIA mengungkapkan bahwa McLaren telah mendapatkan informasi data yang sangat penting mengenai rem mobil Ferarri, distribusi bobot, keseimbangan aerodinamika dan juga inflansi ban secara teratur hampir selama tiga bulan. Kepala Desainer McLaren Mike Coughlan mendapat data tersebut dari mantan Kepala Mekanik Ferrari Nigel Stepney. Bahkan pembalap McLaren Fernando Alonso dan Pedro de la Rosa juga terlibat karena secara tak sah mengetahui informasi penting itu. Hal tersebut diketahui dari e-mail yang dikirim oleh kedua pembalap. Namun FIA, tidak memberikan hukuman kepada para pembalap McLaren tersebut karena mereka telah memberi informasi dengan imbalan mendapat kekebalan dari hukuman. "Di e-mail menunjukkan dengan tegas Alonso dan del la Rosa telah menerima informasi penting lewat Mike Coughlan. Keduanya tahu informasi rahasia mengenai Ferrari yang diterima Coughlan dari Nigel Stepney," ungkap FIA seperti dilansir BBC.Pada 25 Maret lalu De la Rosa mengirimkan email kepada Alonso mengenai distribusi bobot Ferarri dan dibalas Alonso. "Semua informasi yang datang dari Ferarri adalah sangat dapat dipercaya," kata De la Rosa meyakinkan Alonso."Dia adalah orang yang sama yang mengatakan kepada kami di Australia bahwa Kimi (Raikkonen) akan berhenti di lap 18. Dia sangat akrab dengan Mike Coughlan, Kepala desainer kami, dan dia mengatakan itu," lanjut Del la Rosa.Bukti tersebut tampaknya sudah cukup kuat bagi WSCM memberikan hukuman berat bagi McLaren. Sementara McLaren belum mau menanggapi data yang diungkapkan oleh FIA ini mengenai informasi tersebut. (key/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads