Alonso Tinggal Berharap Mukjizat
Minggu, 30 Sep 2007 15:35 WIB
Oyama - Tertinggal 12 poin dengan sisa dua seri, Fernando Alonso mengaku belum mau melempar handuk. Namun ia pun tinggal berharap didatangi mukjizat untuk bisa juara.Alonso mengalami nasib sial karena tidak memperoleh tambahan angka dari gelaran seri ke-15 Grand Prix Formula 1 musim ini. Pada balapan di bawah guyuran hujan di sirkuit Fuji, Jepang, Minggu (30/9/2007), ia out di lap 42.Pembalap Spanyol ini kehilangan kontrol mobilnya dan melintir. Mobil McLarenya keluar jalur, menghantam pagar, dan mental lagi ke tengah trek dalam kondisi rusak berat.Insiden ini membuatnya terancam gagal mempertahakan titel juara yang disandangnya dalam dua musim terakhir. Rookier yang juga rekan setimnya, Lewis Hamilton, kian kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 12 angka dari dirinya."Saya tidak sedang melempar handuk, tapi kecuali ada retirement dari Hamilton, maka kita harus realistis. Sangat sulit melapis (ketinggalan) enam poin per balapan," ujar Alonso dikutip AFP. Hitung-hitungan minimal, di seri Cina dan Brasil Alonso harus menang dan Hamilton hanya finis di tempat kelima atau enam. Yang lebih aman buat Alonso adalah Hamilton gagal finis. Masalahnya, Hamilton belum pernah mengalami itu."Kami harus berusaha maksimal untuk memenangi kedua balapan itu. Mencoba lebih keras dari sebelum-sebelumnya. Dan mungkin dengan tekanan lebih kecil karena kami hanya butuh balapan dan menunggu mukjizat, retirement dari rival kamu. Jadi, mungkin saya sekarang bisa membalap lebih rileks," imbuh Alonso. (a2s/a2s)











































