Perlu Balapan yang Dramatis untuk Jegal Hamilton
Minggu, 07 Okt 2007 17:28 WIB
Shanghai - Lewis Hamilton mendapat petaka di Shanghai, tapi masih dibutuhkan semacam mukjizat untuk bisa menghentikan laju pembalap muda McLaren itu untuk jadi juara dunia.Insiden di lap 31 yang dialami Hamilton, saat hendak melakukan pitstop, membuat rookie 22 tahun itu kehilangan kesempatan mengunci titel kampiun sebelum kompetisi berakhir di Brasil dua pekan mendatang.Kimi Raikkonen yang tampil sebagai pemenang dan Fernando Alonso yang finis sebagai runner up, Minggu (7/10/2007), pun menjaga peluangnya untuk menjegal Hamilton.Meski demikian Alonso menganggap Hamilton tetap memiliki kans terbesar. Dengan performa rival interennya itu yang selalu menawan dan konsisten, ia mensyaratkan sesuatu yang bisa menghilangkan jalan Hamilton ke tangga juara."Hasil balapan hari ini bagus. Delapan poin yang saya dapat pastinya sangat membantu. Tapi kompetisi masih sangat sulit karena saya tahu tidaklah mudah mengambil empat poin dari Lewis," tutur Alonso dlansir Autosport."Saya perlu sesuatu yang dramatis jika ingin menang. Dengan balapan yang normal, rasanya mustahil. Mungkin bukan mukjizat, tapi mirip-mirip dengan itu," tandas pembalap Spanyol berusia 26 tahun itu.Alonso, yang meraih gelar juara dunia 2005 dan 2006 bersama Renault, juga berkesempatan menjadi pembalap ketiga yang pernah melakukan hat-trick titel setelah Juan Manuel Fangio dan Michael Schumacher. (a2s/a2s)











































