Massa Bisa Jadi Salah Satu 'Keajaiban' Kimi

Massa Bisa Jadi Salah Satu 'Keajaiban' Kimi

- Sport
Senin, 08 Okt 2007 12:22 WIB
Massa Bisa Jadi Salah Satu Keajaiban Kimi
Jakarta - Seperti Fernando Alonso yang berharap keajaiban untuk jadi juara dunia, Kimi Raikkonen pun berharap sama. Mungkin saja keajaiban bakal datang, salah satunya dalam bentuk Felipe Massa.Dengan 100 poin yang dikantungi Raikkonen --tertinggal tujuh poin dari Lewis Hamilton dan tiga dari Alonso-- pembalap Ferrari itu sebenarnya masih berpeluang jadi juara dunia. Melihat performa duo McLaren yang poinnya lebih unggul, memang tidak mudah.Tetapi Raikkonen cukup diuntungkan karena adanya rivalitas internal dua pembalap McLaren. Bukan rahasia lagi kalau Alonso dan Hamilton tidak akur. Mengingat bahwa tim asal Woking, Inggris, itu tidak menganut pembalap adanya satu dan dua, mereka dipastikan bakal bersaing ketat di Interlagos, 21 Oktober mendatang. Alonso yang juara dunia dua kali tentu tidak mau dipecundangi "anak kemarin sore" macam Hamilton. Sementara itu sang debutan juga pastinya mau unjuk gigi dan bikin sejarah baru. Apa yang bakal terjadi jika mereka terlalu ngotot mendahului satu sama lain di Interlagos nanti?Ingat insiden pit-stop di GP Hongaria? Bagaimana jika sesuatu yang mirip-mirip dengan insiden itu kembali terulang, hanya kali ini terjadi di lintasan dan berlangsung jauh lebih panas dan dahsyat, sehingga pada prosesnya kedua pembalap harus bersenggolan bahkan out dari lintasan? Mungkin terlalu berandai-andai, namun sebelum lahirnya insiden di Hungaroring apakah ada yang berani membayangkan kalau peristiwa memalukan semacam itu bisa terjadi? Selain rivalitas dua pesaingnya, Raikkonen juga bisa berharap Alonso dan Hamilton mengulangi performa mereka di dua seri terakhir, yakni di GP Jepang dan GP Cina. 'Semoga saja Alonso kembali melintir keluar lintasan dan MP4-22-nya rusak berat seperti di GP Jepang, dan mudahan-mudahan Hamilton kembali 'terkubur' di gravel seperti di GP Cina,' mungkin begitu harapan Raikkonen. Kalau harapan-harapan tadi sedikit mengawang-awang, Raikkonen juga bisa menaruh asa yang lebih nyata di pundak rekannya: Felipe Massa. Kenapa Massa? Karena "Tim Kuda Jingkrak" menerapkan aturan pembalap nomor satu dan dua serta kerap memberlakukan team order. Raikkonen jelas jadi prioritas sehingga Massa harus mengikuti apapun yang diperintahkan timnya demi menunjang sang rekan -- seperti pernah dilakoni Rubens Barrichello buat Michael Schumacher. Termasuk mengacaukan atau bahkan "membabat" para pesaing Raikkonen? Mungkin saja, mengingat Ferrari acapkali mengaplikasikan strategi yang ekstrem sehingga sering dicap negatif oleh lawan. Apalagi Massa juga dikenal sebagai tipe pembalap "liar" yang tak jarang ugal-ugalan di lintasan. Membuat lawan out, dengan sengaja maupun tidak sengaja, sepertinya bukan perkara sulit buat pembalap Brasil tersebut bahkan jika harus mengorbankan dirinya sendiri. Toh dia sudah tidak memiliki kans di perebutan gelar juara dunia.Apapun juga, Raikkonen harus tetap mengandalkan kemampuan dirinya sendiri untuk meraih hasil maksimal di balapan penutup musim nanti. (krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads