'Ironisnya Kulit Hamilton Berwarna'
Rabu, 17 Okt 2007 11:36 WIB
London - Tingginya tensi rivalitas tiga pembalap menuju gelar juara dunia musim ini dikotori komentar rasis dari seorang pejabat FIA. Warna kulit Lewis Hamilton yang jadi sasaran.Adalah Carlos Gracia yang mengeluarkan komentar rasis tersebut. Saat ini dia tercatat sebagai Presiden Asosiasi Olahraga Otomotif Spanyol sekaligus menjabat ofisial FIA."Sangat normal buat tim asal Inggris dan fans mereka berharap untuk meraih sukses di F1, tapi ironisnya para rasis di Inggris kini justru berharap pada pilot dengan kulit berwarna," ungkap Garcia seperti diberitakan TheSun, Rabu (17/10/2007).Sebagai orang Spanyol komentar Garcia itu mungkin sebagai bentuk pembelaan terhadap Fernando Alonso yang terpinggirkan di McLaren. Namun tetap saja itu mengundang reaksi keras."Komentar ini sungguh menyakitkan hati. Aneh sekali dia berkata seperti itu," ungkap mantan pembalap Johnny Herbert. "Alonso dan Garcia berlaku seperti anak-anak," lanjut dia.Garcia kemudian mengeluarkan klarifikasi soal komentarnya tersebut. Dia mengklaim kalau apa yang diucapkannya salah diinterpretasi."Yang saya maksud adalah Inggris sudah lama mencari idola di F1 dan tak perduli bagaimanapun pembalap itu tetap akan mendapat dukungan penuh. Tak ada unsur rasis dalam komentar saya," bela Garcia.Garcia juga dipastikan akan hadir di GP Brasil akhir pekan ini sebagai tamu McLaren. Beberapa hari lalu Ron Dennis secara pribadi mengundangnya untuk memastikan bahwa kedua pembalapnya akan mendapat perlakuan setara. (din/key)











































