Indahnya Kebersamaan Ferrari

Indahnya Kebersamaan Ferrari

- Sport
Senin, 22 Okt 2007 10:55 WIB
Indahnya Kebersamaan Ferrari
Jakarta - Datang ke Interlagos, Kimi Raikkonen punya sederet syarat untuk menjadi juara dunia. Namun kebersamaan yang tercipta di Maranello dan harmonisnya hubungan dengan Felipe Massa bisa memberinya titel.Ferrari menunjukkan betapa kerjasama antara dua pembalap bisa mendatangkan sesuatu yang sebelumnya tampaknya mustahil. Datang ke Interlagos dengan duduk di posisi tiga dan butuh beberapa kondisi untuk menjadi juara dunia, Kimi Raikkonen akhirnya sukses menuntaskan ambisinya.Memang itu tak bisa dilepaskan dari nasib buruk yang menerpa Lewis Hamilton. Tapi kerjasama tim -- utamanya bantuan Felipe Massa -- punya peran yang bisa bahkan menjadi penentu sukses "Si Manusia Es". Di awal lomba saja Massa sudah banyak memberi bantuan pada Kimi. Meraih pole, pembalap tuan rumah itu langsung melesat ke tengah trek menutup jalur Hamilton dan pada waktu bersamaan memberi lintasan bersih pada Kimi.Hal berbeda terjadi di Mclaren. Alonso dan Hamilton justru saling sikut yang berujung melebarnya MP4-22 milik Hamilton ke gravel dan posisinya turun ke urutan tujuh.Hingga setengah balapan terlewati Massa masih memimpin diikuti Kimi dan Alonso di urutan tiga. Berada di posisi terdepan dan tanpa beban apapun, Massa justru seperti dalam posisi tertekan. Beberapa kali dia salah perhitungan dan mobilnya zig-zag tanpa sebab yang pasti."Hilangnya konsentrasi" Massa itu berujung pada terpangkasnya jarak dengan Kimi. Pembalap Finlandia itu pun akhirnya bisa memimpin balapan usai menjalani pitstop-nya yang ketiga di lap 53.Di F1 team order adalah barang haram yang harus dihindari jauh-jauh oleh seluruh tim. Ferrari memang identik dengan hal itu sewaktu Michael Schumacher menjadi raja di tim pimpinan Jean Todt itu, apalagi pembalap Jerman itu selalu jadi yang dinomorsatukan dan memaksa Eddie Irvine, Rubbens Barrichello dan Felipe Massa jadi "pelengkap".Ingat bagaimana Rubbens Barrichello melambatkan laju mobilnya jelang finish di GP Austria tahun 2002 lalu demi memuluskan Schumi merengkuh gelar juara dunianya yang kelima? Di tahun yang sama di GP AS, gantian Schumi yang memberi jalan pada Barrichello dengan cara yang nyaris serupa.Dinihari tadi memang tak ada insiden sekasat mata kejadian di Sirkuit A1-Ring lima tahun lalu. Kalaupun Ferrari melakukan team order, mereka telah melakukannya dengan sangat halus dan sempurna.Sebuah kerjasama demi meraih kejayaan tim. Kejayaan Ferrari yang memastikan meraih gelar juara ganda setelah sebelumnya dipastikan merengkuh tropi juara konstruktor. (din/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads