Kesetaraan McLaren Tak Lagi Dilirik

Kesetaraan McLaren Tak Lagi Dilirik

- Sport
Rabu, 31 Okt 2007 03:00 WIB
Kesetaraan McLaren Tak Lagi Dilirik
Enstone - McLaren yang menganut kesetaraan gagal menempatkan pembalapnya jadi juara dunia, sebaliknya Ferrari dengan aturan pembalap nomor satu dan dua justru sukses. Alhasil, pendukung setia kebijakan McLaren pun pindah haluan.Semula Executive Director of Engineering Renault, Pat Symonds, setuju dengan kebijakan kesetaraan McLaren kepada dua pembalapnya. Kini, usai melihat kegagalan dua pembalap McLaren meraih titel, pemikiran Symonds malah berubah dengan mengkritik kebijakan kesetaraan tersebut. Kebijakan kesetaraan sebenarnya juga dianut Renault. Dengan konsep itu pula kombinasi Fernando Alonso dan Renault menjadi juara dunia pembalap dan konstruktor di tahun 2005 dan 2006. "Kami tidak mau memilih satu pembalap di atas pembalap lainnya, dan saya amat sangat menekankan itu di masa lalu. Namun sekarang saya harus bilang kalau pandangan saya sudah berubah," tukas Symonds dilansir F1 Live, Rabu (31/10/2007)."Balapan otomotif adalah olahraga tim dan saya pikir Anda harus berbuat yang terbaik buat tim. Saya pikir saat ini lebih baik berusaha sekuat tenaga untuk fokus mendukung satu mobil," lanjut dia.Sebelumnya bos Renault, Flavio Briatore, juga telah melontarkan pernyataan serupa. "Hari ini perlu dijelaskan peranan antara pembalap nomor satu dan dua, kalau tidak Anda berpotensi merusak stabilitas tim."Bagaimana McLaren? (krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads