Pemerintah Spanyol Kritik McLaren
Rabu, 31 Okt 2007 03:57 WIB
Madrid - Duo McLaren, Fernando Alonso dan Lewis Hamilton, sama-sama tidak mampu jadi juara dunia F1 meski jadi favorit kuat dan setia bercokol di posisi teratas klasemen pembalap. Menurut pemerintah Spanyol, kesalahan mutlak ada di pundak McLaren.Dalam keterangannya, Menteri Olahraga, Jaime Lissavetzky, dengan gamblang menyatakan bahwa kegagalan utama McLaren membawa dua pembalapnya jadi juara adalah karena ketidakmampuannya berkoordinasi dan bekerjasama layaknya sebuah tim."Dalam olahraga Anda harus bekerjasama atau sebaliknya Anda akan nyaris selalu kalah. Dari luar kelihatannya tidak ada kerjasama yang berjalan di McLaren. Mereka seharusnya menerapkan nilai dasar olahraga itu," ujar Lissavetzky dalam konperensi pers dikutip Autosoprt, Rabu (31/10/2007).Sebagai orang Spanyol, Lissavetzky tentu mengharapkan Alonso jadi juara. "Tapi dia dia sudah jadi juara dunia dua kali dan jadi bintang dengan mengakhiri musim dengan selisih satu poin dari sang juara (Kimi Raikkonen)."Alonso dan Hamilton sama-sama dijagokan jadi juara dunia, sebelum akhirnya Raikkonen menyalip duo McLaren itu sekaligus memastikan gelar juara di seri akhir."Seperti ungkapan balas dendam sangat tepat dilakukan dengan dingin dan Raikkonen yang adalah 'Manusia Es' mampu mendapatkan balas dendamnya,"tandas Lissavetzky.Foto: Bos McLaren, Ron Dennis, dinilai gagal menanamkan aspek kerjasama dalam timnya (AFP/Goh Cai Hin). (krs/ian)











































