FIA Panggil Renault Atas Tuduhan Spionase

FIA Panggil Renault Atas Tuduhan Spionase

- Sport
Kamis, 08 Nov 2007 23:09 WIB
FIA Panggil Renault Atas Tuduhan Spionase
Monaco - Saat kasus pencurian data Ferrari oleh McLaren mulai mereda kini muncul kasus spionase baru. FIA memanggil Renault atas tuduhan kepemilikan data ilegal tim lain.McLaren harus menerima sanksi pencabutan poin dan penghapusan dari klasemen konstruktor plus denda US$100 juta setelah dinyatakan bersalah memiliki data tekhnis Ferrari secara ilegal. Namun dalam kasus yang melibatkan Renault ini, tim McLaren justru menjadi korban.Diberitakan Autosport, Kamis (8/11/2007), FIA mengirimkan surat panggilan pada Renault untuk dimintai keterangan terkait tuduhan kepemilikan data rahasia teknis milik McLaren. Tim pimpinan Flavio Briatore diminta menghadap World Motorsport Council di Monaco pada 6 Desember."Perwakilan tim sudah dipanggil untuk menjawab pertanyaan terkait tuduhan bahwa antara September 2006 dan Oktober 2007 -- yang merupakan pelanggaran Article 151c International Sporting Code -- Renault F1 Team memiliki dokumen yang seharusnya tak mereka miliki yang berisi informasi rahasia milim Vodafone McLaren Mercedes," demikian pernyataan resmi yang dikeluarkan FIA."Di dalam dokumen tersebut berisi data-data mengenai layout dan bangun ruang mobil McLaren termasuk detil mengenai sistem bahan bakar, pendingin oli, sistem kontrol hidrolik dan komponen pada suspensi yang digunakan di mobil 2006 dan 2007," lanjut penyataan tersebut.Disebutkan kalau kasus spionase ini terkuak saat McLaren tengah menyelidiki kasusnya dengan Ferrari. Saat itulah diketahui kalau beberapa mantan staffnya diduga membawa beberapa keping CD yang berisi data mobil ke tim Renault.Tim pengacara McLaren pun menyampaikan masalah ini ke FIA saat mereka melakukan pertemuan bulan September lalu. Inilah yang kemudian berujung keluarnya surat panggilan FIA pada Renault.Bulan September lalu dalam wawancaranya dengan Gazzetta dello Sport Briatore menyatakan keyakinannya kalau timnya tidak melakukan hal ilegal, dan menyatakan akan bekerjasama dengan FIA jika akan diselidiki."Kami katakan ke FIA apa yang kami miliki, jadi tak ada masalah. Saya tak tahu (Ron) Dennis mengacu pada apa, dia melempar batu ke semua arah. (Tapi) kami tenang, tak ada masalah," ungkap Briatore. (din/key)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads