Mengumpulkan 61 poin termasuk di antaranya dua podium dan finish di posisi lima klasemen pembalap jelas prestasi hebat bagi Heidfeld. Torehan tersebut bahkan menjadi yang terbaik sepanjang tujuh tahun karirnya di F1.
Menyusul hasil tersebut, BMW telah menyiapkan target untuk dicapai musim depan. Dimulai dengan meraih kemenangan pertama di musim 2008 lalu berlanjut dengan menjadi salah satu penantang juara di musim 2009. Mampukah itu direalisasikan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi ini jelas juga bukan bentuk pesimisme pembalap 30 tahun itu. Dengan posisi dua klasemen pembalap yang ditempati BMW musim lalu, masih ada cukup keyakinan untuk dibawa ke musim 2008.
"Kami masih (merasa) positif untuk bisa merealisasikan apa yang telah kami canangkan," tegas pembalap Jerman itu.
Musim 2007 akan selalu diingat Heidfeld dan BMW sebagai salah satu musim tersukses mereka. Sejak awal musim BMW Sauber sukses menempatkan dirinya sebagai tim terkuat ketiga di belakang McLaren-Ferrari. Di akhir musim tim pimpinan Mario Theissen itu malah mendapat durian utuh menyusul pencoretan McLaren dari klasemen konstruktor yang membuat mereka duduk di posisi dua.
(din/krs)











































