Lagi, Indonesia 'Kirim' Kabut Asap ke F1 Singapura

Lagi, Indonesia 'Kirim' Kabut Asap ke F1 Singapura

Yanu Arifin - Sport
Jumat, 21 Agu 2026 20:30 WIB
A general view of the city skyline at Marina Bay as buildings are shrouded in haze in Singapore on September 13, 2019. - The number of blazes in Indonesias rainforests has jumped sharply, satellite data showed on September 12, spreading smog across
Foto: Roslan Rahman / AFP
Singapura -

Ajang Formula 1 Singapura tengah disorot, akibat kebakaran hutan di Kalimantan. Asap dari Indonesia membuat kejuaraan dunia balap mobil itu dibahas nasibnya.

Balapan F1 Singapura sedianya baru akan digelar Oktober mendatang. Namun, Singapura saat ini sudah terdampak kabut asap dari kebakaran hutan di Kalimantan.

Asap kebakaran dari Indonesia itu memang sampai ke sejumlah negara tetangga. Selain Singapura, Malaysia juga menjadi negara yang terdampak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laporan terbaru dari Singapura, ada imbauan dari Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) agar khotbah sholat Jumat hari ini (21/8) dipersingkat. Penyebabnya adalah kabut asap dan cuaca panas.

ADVERTISEMENT

Dari sisi olahraga, Singapura juga mulai menyoroti gelaran Formula 1 yang akan digelar pada Oktober mendatang. Juru bicaranya mengaku sudah mulai membahas langkah-langkah andai kejuaraan memang terganggu.

"Rencana itu dirumuskan dan disempurnakan dengan para pemangku kepentingan dan lembaga pemerintah. Jika kabut asap menyebabkan visibilitas, masalah kesehatan masyarakat atau operasional, GP Singapura akan bekerja sama dengan lembaga terkait sebelum membuat keputusan kolektif mengenai acara tersebut," kata juru bicara GP Singapura.

Bukan cuma kali ini, kebakaran di Indonesia mengganggu Formula 1 Singapura juga pernah terjadi pada 2015 dan 2019. Saat itu, perhelatan tetap di tengah udara buruk, namun panitia sudah membuat langkah antisipasinya, termasuk menyiapkan masker bagi penonton.

(yna/cas)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads