Renault Ancam Tuntut Balik McLaren

Renault Ancam Tuntut Balik McLaren

- Sport
Jumat, 07 Des 2007 00:16 WIB
Renault Ancam Tuntut Balik McLaren
Jakarta - McLaren Mercedes terancam masalah hukum lain setelah Renault berencana menuntut balik mereka menyusul klarifikasi yang dilakukan tim Inggris itu terkait dugaan kepemilikan data ilegal.

"Banyak hal buruk dituduhkan pada kami oleh Mclaren dalam beberapa pekan terakhir, dan itu merusak (nama baik). Kami akan memberihkan itu dan setelah keputusan ditetapkan (oleh FIA) kami akan mempertimbangkan jalur hukum. Reputasi kami rusak," ungkap Flavio Briatore di Autosport.

Seperti diketahui, McLaren menuduh Renault memiliki data tekhnis mereka secara ilegal. Data yang dibawa oleh Phil Mackareth, mantan karyawan McLaren yang kemudian dipekerjakan Renault, bahkan disebut data tersebut telah memberikan keuntungan pada Renault.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun semalam, tim pimpinan Ron Dennis itu justru mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Menuruti perintah FIA, McLaren mengoreksi beberapa tuduhan yang sempat mereka alamatkan pada Renault.

Beberapa koreksi tersebut di antaranya adalah soal jumlah tekhnisi Renault yang mengaku melihat data tersebut yang sebelumnya berjumlah 18 menjadi hanya sembilan orang. Juga soal penyebaran data rahasia oleh Mackareth ke 11 komputer Renault

"(Sebelumnya) kami menyatakan kalau informasi rahasia itu di-upload ke 11 komputer Renault. Ini tidak akurat. Mackereth menyalin informasi itu di 11 hard disk. Informasi di 11 hard disk itu di-upload oleh staff IT Renault pada September 2006 ke driver T (server) lalu ditransfer oleh Mackereth ke direktori komputer pribadinya yang berada di jaringan server (komputer Renault). Tak diketahui berapa banyak data di komputer pribadi Mackereth telah disalin untuk keperluan back up data," demikian salah satu koreksi McLaren.

Hal lain yang kemudian juga dikoreksi adalah klaim McLaren yang sebelumnya menyebut data yang dibawa Mackereth berisi "keseluruhan informasi dan cetak biru mobil McLaren tahun 2007 dan 2008".

Dalam pernyataan terbarunya disebutkan kalau data itu "hanya" berisi informasi rahasia dan detil tekhnis dari layout dasar mobil 2007 plus inovasi baru serta sistem untuk meningkatkan performa.

Kamis (6/12/2007) ini waktu setempat, FIA dijadwalkan memanggil Renault untuk dimintai keterangan soal tuduhan pelilikan data ilegal yang dituduhkan McLaren.
(din/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads