Diputuskan Bersalah, Renault Tak Dihukum

Diputuskan Bersalah, Renault Tak Dihukum

- Sport
Jumat, 07 Des 2007 06:32 WIB
Diputuskan Bersalah, Renault Tak Dihukum
Paris - Tuduhan pemilikan data tekhnis McLaren oleh Renault berakhir dengan vonis bersalah pada si tersangka. Namun tak ada hukuman yang dijatuhkan pada Renault atas putusan tersebut.

Demikian hasil hearing yang digelar World Motor Sport Council dengan Renault Jumat (7/12/2007) dinihari WIB. Pertemuan tersebut memang diadakan khusus untuk mengusut tuduhan pemilikan data ilegal McLaren oleh Renault.

Meskipun dinyatakan bersalah Renault tetap patut bersyukur karena FIA sama sekali tak menjatuhkan sanksi pada mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dewan memutuskan Renault bersalah melanggar artikel 151c dari Kode Sportivitas Internasional namun tidak dijatuhi hukuman," demikian pernyataan resmi FIA seperti diberitakan Autosport.

Sayangnya FIA belum mengeluarkan penjelasan di balik tak adanya sanksi buat Renault. Secara resmi keterangan tersebut bakal dirilis Jumat (7/12/2007) ini waktu setempat. "Seluruh detil alasan yang melandasi keputusan ini akan diinformasikan pada 7 Desember 2007, dan transkrip proses (hearing) akan dipublikasikan sesegera mungkin," lanjut penyataan FIA.

Keputusan tak menjatuhkan sanksi pada Renault merupakan ulangan vonis yang ditetapkan FIA pada McLaren bulan Juli lalu terkait pemilikan data Ferrari. Sedikitnya bukti serta tak ada fakta bahwa McLaren telah diuntungkan dengan data Ferrari menjadi alasan FIA tak menjatuhkan hukuman saat itu.

Namun menyusul ditemukannya bukti baru berupa pembicaraan antara Fernando Alonso dengan Pedro de la Rosa dan catatan pembicaaraan telepon serta SMS antara Mike Coughlan and Nigel Stepney, Mclaren akhirnya dijatuhsi sanksi berat berupa denda dan pencoretan dari klasemen konstruktor. (din/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads