"Kovalainen sepertinya pembalap yang sangat menarik," tandas Chief Executive Martin Whitmarsh kepada Guardian.
Tidak ada alasan jelas apa yang mendasari Whitmarsh menyatakan ketertarikannya itu. Soalnya Kovalainen, bisa dibilang, tidak cukup mencolok di musim lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisa jadi, belum keluarnya talenta pembalap Finlandia itu yang menjadi pertimbangan McLaren untuk menjadikannya sebagai kandidat pendamping Lewis Hamilton, mengingat timnya Renault juga tampil ngos-ngosan musim lalu. Dan niatan tersebut bukan kali pertama diungkapkan McLaren.
Namun demikian, ketertarikan tersebut bukan mengindikasikan Kovalainen menjadi kandidat tunggal pengisi seat kedua McLaren musim depan. Pedro De La Rosa, test driver Renault, muncul menjadi pesaingnya.
"Sekarang ini ada dua orang yang masuk dalam pencalonan dan saya duga semuanya akan terjawab siapa yang akan menjadi pembalap kedua, kira-kira seminggu lagi," prediksi pembalap veteran Spanyol itu.
Kita tunggu saja!
(ian/ian)











































