Sebelumnya nasib McLaren di kompetisi 2008 baru akan ditentukan pada pertemuan 14 Februari 2008 karena dicurigai masih memiliki data-data rahasia Ferrari. Artinya saat itu posisi tim asal Woking, Inggris tersebut masih belum aman.
Namun usai secara resmi meminta maaf, McLaren mendapat pembelaan dari Presiden FIA, Max Mosley, yang meminta agar pertemuan pada hari Valentine 2008 mendatang itu dibatalkan. Permintaan itu akhirnya disetujui oleh WMSC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mosley sebelumnya sudah beberapa kali meminta agar pengusutan kasus mata-mata segera ditutup. Dengan kasus tersebut resmi ditutup maka McLaren dengan "jet darat" barunya, MP4-23, pun sudah dipastikan dapat berkompetisi tahun depan tanpa menyimpan kekhawatiran lagi. (krs/key)










































